Bibit Dinobatkan Jadi The Best Fintech Company 2021

Tech - Arif Gunawan & Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
15 November 2021 12:30
Bibit.id Raih Penghargaan 'The Best Fintech Company 2021'

Jakarta, CNBC Indonesia - Media ekonomi dan terintegrasi CNBC Indonesia menggelar CNBC Indonesia Awards 2021 'The Best Technology Companies' sebagai wujud apresiasi dan kinerja yang telah diraih para pelaku ekonomi dan dunia usaha sepanjang tahun 2021.

Atas inovasi dan terobosan yang telah dilakukan terutama dalam mendorong investasi di tengah masyarakat, Bibit.id dinobatkan sebagai 'The Best Fintech Company'. Penghargaan ini diberikan secara virtual kepada Lead PR & Communication Bibit.id William.

"Terima kasih CNBC Indonesia, tentu penghargaan ini menjadi motivasi menjadi cambuk bagi Bibit.id untuk terus bisa memberikan layanan yang semakin baik lagi yang semakin aman lagi," kata William dalam sambutannya, Senin (15/11/2021).


Dia juga berkomitmen, perusahaan akan membantu seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk bisa mencapai dan membangun masa depan keuangan lebih baik.

"Jadi penghargaan ini kami terima dengan senang hati kami terima dengan bangga dan saya mewakili teman-teman di Bibit.id mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada CNBC Indonesia Awards 2021," ungkapnya.

Masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat Indonesia semakin melek akan pentingnya investasi guna mencapai kemerdekaan finansial. Platform investasi ramah-investor pemula menjadi salah satu akseleratornya dan menjadi pilihan bagi masyarakat. Salah satunya seperti ditawarkan PT Bibit Tumbuh Bersama.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total investor pasar modal di Indonesia hingga 14 Oktober 2021 mencapai 6,6 juta orang. Angka tersebut melesat nyaris dua kali lipat dalam setahun, karena pada Oktober tahun lalu totalnya baru hanya 3,88 juta saja.

Artinya kurang dari setahun investor baru bertambah sebanyak 2,7 juta atau naik 70% dibanding akhir tahun lalu. Dari tambahan 2,7 juta investor baru tersebut, hampir separuhnya yaitu 1,3 juta merupakan pendatang baru di saham dan kebanyakan adalah investor ritel perorangan.

Jika sebelumnya asing mendominasi nilai transaksi di bursa saham domestik dengan proporsi hampir 50%, tahun ini investor domestik justru berkuasa dengan menyumbang 75% dari total transaksi.

Selain memberikan peluang bagi sektor pasar modal domestik, lahirnya investor pemula ini juga memberikan tantangan tersendiri. Tanpa paradigma berinvestasi yang benar, para investor tiban berisiko menjadi agen negative campaign pasar modal jika terjerumus kegagalan investasi.

Idealnya, investor pemula mengawali kepemilikan aset lewat reksa dana yang memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan berinvestasi langsung di pasar saham. Pilihan produk reksa dana yang beragam bakal mengakomodasi kebutuhan mereka berdasarkan pertimbangan risk and return.

Pada titik inilah investor pemula membutuhkan guidance. Peluang inilah yang ditangkap oleh perusahaan fintech Bibit. Perusahaan yang dipimpin Sigit Kouwagam ini adalah salah satu platform investasi reksadana yang lengkap dengan fitur inovasi terdepan dalam pemetaan profil risiko investor.

Di dalam platform Bibit, profil risiko investor dibantu dipetakan oleh Robo Advisor, yakni teknologi yang dapat membantu merancang portofolio investasi optimal berdasarkan umur, profil risiko dan tujuan investor. Semuanya dilakukan secara otomatis.

Teknologi robot ini diaplikasikan bersamaan dengan implementasi hasil riset pemenang Nobel Prize Harry Markowitz, yakni Modern Portfolio Theory, di mana profil risiko investor diukur dengan batas garis Efficient Frontier.

Garis Efficient frontier merupakan garis batas penentu optimal tidaknya pemetaan aset berdasarkan parameter jenis portofolio dan tingkat risiko. Pada akhirnya, Bibit memberikan rekomendasi portofolio yang tepat bagi investor, mulai dari jenis investasi hingga besaran alokasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko yang telah mereka tentukan.

Demokratisasi Layanan Investasi

Dengan aplikasi Robo Advisor dan Teori Portofolio Modern, Bibit mendemokratisasikan aplikasi otomasi dan penelitian akademik yang teruji tersebut, sehingga seluruh warga negara Indonesia dapat berinvestasi dengan benar terlepas dari tingkat literasi investasi mereka.

Ini menjadikan Bibit sebagai platform pertama yang memetakan kebutuhan investor secara komprehensif dan fleksibel sesuai toleransi risiko mereka. Definisi 'investor pemula' pun tak mengacu pada batasan nilai dana dalam satuan juta.

Berinvestasi di Bibit bisa dilakukan bahkan dengan hanya Rp 100.000 saja. Uniknya lagi, Bibit tak membedakan layanan antara yang berinvestasi dengan modal Rp 100 ribu maupun Rp 100 juta, sehingga pengguna yang bermodal cekak tak perlu khawatir soal layanan.

Selain bisa dimulai dengan modal yang minim, Bibit juga menawarkan biaya transaksi gratis. Hal ini membuat investasi di Bibit secara cost makin efisien. Selain gratis biaya transaksi, investor yang ingin menarik dananya kapanpun juga tak perlu khawatir karena memang tidak ada penalti.

Masih terkait dengan layanan, pihak Bibit juga menyediakan layanan pelanggan selama 24/7 secara langsung. Jika terjadi apa-apa atau jika ada pertanyaan, pengguna tidak perlu khawatir dan sewaktu-waktu bisa menanyakan ke tim customer service untuk menyelesaikan permasalahannya.

Kenyamanan lain yang ditawarkan ketika berinvestasi di platform Bibit adalah metode pembayaran yang bisa dilakukan dengan metode apapun. Investor pun lebih fleksibel ketika hendal bertransaksi.

Soal keamanan, investor ataupun pengguna Bibit juga tak perlu takut karena Bibit merupakan fintech yang sudah mendapatkan lisensi dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari aspek aplikasinya pun sudah dilengkapi dengan teknologi multi-layered security.

Tidak sampai di situ saja, Bibit berinovasi dengan menyediakan layanan investasi berkelompok melalui fitur Bibit Bareng. Fitur ini memungkinkan maksimal 10 investor melakukan pooling dana mereka secara bersama-sana ke dalam satu portofolio.

Menyusul keunggulan fitur yang mendemokratisasikan akses investasi kepada nasabah berbagai lapisan dan tingkat literasi keuangan, PT Bibit Tumbuh Bersama terpilih menjadi pemenang penghargaan kategori "The Best Fintech Company 2021" di ajang CNBC Awards 2021.

Untuk mencapai penilaian tersebut, Tim Riset CNBC Indonesia melakukan kajian dan analisis terhadap pelaku industri fintech yang memenuhi kriteria penilaian. Bibit mengalahkan nominee lain dengan skor 95 (dari skala 1-100), dengan poin keunggulan terutama pada pengemasan layanan yang berbasis customer experience, kemudahan, kenyamanan, dan fleksibilitas .

Proses penilaian dilakukan pada Oktober melalui riset kualitatif berbasis data sekunder dari publikasi resmi perseroan, OJK, serta media monitoring terhadap 10 media utama nasional. Semoga penghargaan ini terus mendorong penyedia layanan investasi bagi pemula (khususnya Bibit) terus meningkatkan inovasi layanan agar membantu memperluas literasi keuangan nasional.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Myriad Menjadi The Best Use of Blockchain in Social App


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading