Duh! Varian Baru Corona Diprediksi Kian Banyak 6 Bulan Lagi

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 May 2021 12:17
Infografis/ Ini Penjelasan Lengkap Mutasi Covid-19/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian baru virus Covid-19 diprediksi akan lebih banyak muncul dalam beberapa waktu mendatang. Hal ini merupakan pernyataan dari petinggi Moderna, salah satu produsen vaksin Covid-19

CEO Moderna, Stephane Bancel mengatakan varian baru Covid-19 akan banyak bermunculan dalam beberapa bulan mendapat saat Belahan Bumi Selatan memasuki musim gugur dan musim dingin. Wilayah ini meliputi Afrika, Australia, sebagian besar Amerika Selatan dan sebagian Asia.

"Varian baru yang menjadi perhatian terus muncul di seluruh dunia. Dan kami percaya dalam enam bulan ke depan, di Belahan Bumi Selatan masuk musim gugur dan musim dingin, kami bisa melihat lebih banyak varian yang muncul," kata Bencel, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (7/5/2021).


Dia menambahkan kemungkinan orang-orang memerlukan suntikan penguat (booster) usai mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 atau suntikan ketiga vaksin corona.

"Kami yakin suntikan penguat akan dibutuhkan karena kami yakin virus tidak akan hilang," jelas dia.

Ucapan Stephene Bencel datang berselang sehari setelah perusahaan mengumumkan suntikan penguat vaksinnya. Suntikan tersebut menghasilkan respons imun pada varian B.1.351 (India) dan P.1 (Brazil).

Kedua varian juga telah menyebar ke sejumlah negara lain, termasuk di Amerika Serikat. Namun data tersebut masih bersifat tahap awal, serta belum ada peninjauan oleh rekan lainnya.

Sebagai informasi, vaksin Moderna membutuhkan dua dosis dalam jarak empat minggu. Walau suntikan memiliki keefektifan tinggi melawan Covid-19, sejumlah eksekutif dan pejabat perusahaan memperkirakan perlindungan itu akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Selain itu, Moderna juga mengumumkan penjualan vaksin yang sukses mendorong laba pda kuartal pertamanya. Dalam laporan pendapatan, vaksin menghasilkan penjualan US$1,7 miliar.

Moderna juga menaikkan perkiraan penjualan tahun 2021 untuk vaksin mencapai US$19,2 miliar. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya US$18,4 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading