Airlangga Soal Vaksin Mandiri: Perusahaan Gratiskan Karyawan!

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
21 January 2021 15:43
Keterangan pers Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Presiden, (21/1/2021). (Tangkapan layar Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah sedang mempersiapkan aturan mengenai vaksinasi Covid-19 mandiri oleh perusahaan kepada karyawannya. Vaksin mandiri tersebut nantinya akan diberikan secara gratis oleh perusahaan ke karyawan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Jakarta seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (21/1/2021).

"Terkait persiapan akselerasi vaksin di mana akselerasi melalui program mandiri sedang dipersiapkan regulasinya karena mengatur pembelian oleh sektor-sektor industri tertentu dan itu akan diberikan kepada karyawan secara gratis," ujar Airlangga.


Nantinya, pemerintah akan mengatur teknis vaksinasi Mandiri. Sumber vaksin diharapkan berbeda dari vaksin yang sudah disiapkan pemerintah.

"Beberapa hal terkait teknis akan dipersiapkan dan tentu dimintakan agar sumber daripada vaksinnya berbeda dengan vaksin yang gratis," kata Airlangga.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan tiga catatan mengenai keinginan vaksin mandiri. Pertama, ujarnya, vaksinasi Covid-19 bukan untuk melindungi diri sendiri tapi melindungi orang lain.

"Vaksinasi ini untuk membangun herd immunity, jadi ini produk yang sangat sosialis," jelasnya.

Kedua, Budi mengatakan pengusaha boleh membantu proses vaksinasi lewat vaksin mandiri, namun harus diberikan semerata mungkin. Jangan hanya orang-orang atau golongan tertentu saja yang didahulukan dalam program vaksinasi mandiri ini.

"Ketiga, saya minta tolong dipastikan ini diberikan secara gratis. Saya terbuka (vaksin mandiri) asal bisa membantu proses vaksinasi secepat-cepatnya, sebanyak-banyaknya, dan semurah-murahnya," lanjutnya.

Soal program vaksinasi ini, Budi mengatakan sesuai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi), proses vaksinasi Covid-19 harus selesai dalam waktu 365 hari atau setahun. Pemerintah, lanjut Budi, akan menggandeng perusahaan logistik swasta dan rumah sakit swasta gar proses vaksinasi bisa selesai tepat waktu.

Sampai saat ini, Budi mengatakan, Indonesia sudah mengamankan 600 juta lebih vaksin Covid-19. Ada 4 jenis vaksin Covid-19 yang sudah diamankan Indonesia, yaitu vaksin Sinovac (China), Astrazenca (Eropa), Pfizer (Amerika Serikat), dan Novavax (Amerika Serikat).

Saat ini, Indonesia sudah memulai proses vaksinasi untuk 1,4 juta tenaga kesehatan. Kemudian pada Maret-April 2021 dilanjutkan untuk 17 juta pekerja sektor publik seperti PNS dan anggota TNI/Polri, lalu masyarakat lanjut usia yang jumlahnya 25 juta, dan terakhir masyarakat umum yang ditargetkan mulai pada Mei 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading