Menkes Finalisasi Aturan Main, Vaksin Mandiri Selangkah Lagi

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
11 February 2021 18:45
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menerima vaksinasi Covid-19 Perdana di Indonesia, 13 Januari 2021. (tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah mempersiapkan payung hukum terkait dengan vaksinasi mandiri Covid-19.

"Khusus vaksin gotong royong mandiri, akan ada permenkes khusus. Sekarang proses finalisasi. Mudah-mudahan menjawab mengenai di dalamnya. Harga? kita akan atur, sehingga angka tak ke mana-mana, membuat orang jadi bertanya-tanya," katanya di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Hari ini, BGS menemui KPK. Salah satu pembicaraan kedua memang terkait vaksinasi mandiri. Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan sesuai amant Peraturan Presiden, vaksinasi mandiri akan dilaksanakan oleh BUMN.


"kita akan bahas bagaimana pelaksanaan vaksin dan vaksinasi. Dari mana sumber, pengadaan, sampai distribusi. Sehingga kita lakukan pengawalan, memastikan setiap rupiah digunakan untuk kepentingan rakyat. Inilah tugas KPK melakukan pencegahan korupsi," katanya.

Peran KPK, lanjutnya, melakukan monitoring. KPK hadir di dalam program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Hari ini kami rapat, membahas tentang vaksin gotong royong atau mandiri. Dalam ketentuan Perpres nomor 99/2020 dijelaskan vaksin ada dua pemerintah dan mandiri," pungkasnya.

Vaksin Mandiri bukan berarti vaksin Covid-19 dijual bebas di Indonesia. Tetapi vaksin Covid-19 disediakan secara mandiri oleh perusahaan untuk karyawannya. Vaksin mandiri diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi di Indonesia untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok).


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading