Tak Cuma di RI, Harga Tes Swab di Negara Lain juga Selangit!
Jakarta, CNBC Indonesia -Â Persoalan tes swab PCR untuk Covid-19 yang mahal ternyata tak hanya dialami Indonesia saja. Bahkan negara-negara maju pun juga mengalami permasalahan yang serupa.Â
Di Indonesia untuk satu kali tes swab dengan mengambil sampel dari hidung (nasofaring) dan tenggorokan (orofaring) rata-rata akan dipungut biaya sebesar Rp 1 juta - Rp 1,6 juta. Setiap rumah sakit atau klinik punya kebijakan harganya masing-masing.Â
Bayangkan saja untuk satu kali tes, butuh dana hampir dua kali lipat dari nominal bantuan sosial pemerintah untuk pekerja swasta bergaji di bawah Rp 5 juta/bulan. Mahalnya harga tes swab PCRÂ Covid-19 ini disebabkan oleh banyak faktor.
Pertama adalah banyaknya komponen yang dibutuhkan mulai dari alat dan bahan, personel hingga logistik dan infrastruktur. Harga masing-masing komponennya pun beragam dan cenderung mahal pula. Selain itu pengerjaan uji Covid-19 dengan tes PCR meski lebih sensitif dan akurat tetapi lebih kompleks dan tahapannya banyak.Â
Harga tes swab PCRÂ yang mahal ternyata tidak hanya dijumpai di dalam negeri saja. Beberapa negara baik maju dan berkembang yang populasinya besar pun mengalami hal yang serupa.Â
Di India untuk tes swab PCRÂ Covid-19 secara mandiri biayanya mencapai US$ 61 atau hampir Rp 1 juta dengan asumsi kurs Rp 14.800/US$. Kemudian di Jerman, harga untuk tes swab PCRÂ dipatok sebesar US$ 213 atau Rp 3,15 juta. Hampir tiga kali lipat harga tes di Indonesia.Â
Kemudian di AS, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Peterson & KFFÂ terhadap 78 rumah sakit di Paman Sam, hampir 50% mematok harga tes PCR-nya berada di rentang US$ 100 - US$ 199.
Artinya harga tes swab PCRÂ di AS berkisar di angka Rp 1,48 juta hingga Rp 2,9 juta. Namun ada juga yang harganya berada di atas US$ 300. Setiap rumah sakit memiliki harganya masing-masing. Bahkan dalam satu rumah sakit bisa memiliki beberapa varian harga.Â
Di AS, tes Covid-19 ditanggung oleh pemerintah melalui CARES Act. Namun setiap orang berbeda-beda proporsinya. Selain itu penetapan harga PCRÂ juga belum diatur di undang-undang, sehingga rumah sakit masih memiliki keleluasaan untuk menetapkan harga.Â
Tidak hanya tes swab PCR Covid-19 saja yang mahal. Rata-rata tes PCR untuk jenis penyakit lain juga mahal. Sebut saja untuk deteksi keberadaan virus Hepatitis B menggunakan tes PCR, biayanya juga bisa sampai US$ 409 atau Rp 6 juta untuk satu kali tes.Â
TIM RISET CNBCÂ INDONESIA
Â
(twg/roy) Add
source on Google