Apple Ancam Matikan Epic Games Developer Fortnite, Kenapa?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
18 August 2020 14:04
Fortnite

Jakarta, CNBC Indonesia - Developer game online Fortnite, Epic Games menyatakan Apple telah melayangkan ancaman untuk menghapus akun pengembang perusahaan akibat tindakan penghindaran fee App Store.

Bila akun developer dihapus maka Epic Games tidak meluncurkan aplikasi di App store dan pengguna iPhone tidak akan bisa memainkan game buatan perusahaan.

Sebelumnya, Epic games meluncurkan token digital sebagai cara pembayaran in-game dengan harga diskon 10-20% dari harga sebelumnya. Diskon ini bisa diberikan karena Epic Games tak membayar fee sebesar 30% yang biasanya diambil oleh Apple ketika transaksi dilakukan.


Akibat masalah ini Apple telah menghapus game Fortnite dari App Store dan Epic Games menggugat kebijakan ini ke pengadilan dalam rangka untuk memaksa perubahan praktik bisnis yang dianggap memberatkan developer.

Epic Games mengatakan Apple telah memberikan waktu hingga 28 Agustus sebelum menghapus akun pengembang pembuat game. Saat ini, Epic Games menerbitkan satu game di App Store AS, sebuah game puzzle bernama Battle Breakers dan Unreal Engine, software yang digunakan banyak game iPhone dan Android untuk mengintegrasikan grafik dan fisika realistis.

Dalam gugatannya ke pengadilan, Epic Games mengatakan bahwa langkah Apple untuk menghapus akun pengembangnya merupakan "ancaman eksistensial" ke Unreal Engine.

"Kemudian ketika Epic menuntut Apple atas tuduhan monopoli di toko aplikasi dan pembayaran dalam aplikasi, Apple membalas dengan ganas," tulis pengacara Epic Games seperti dikutip dari CNBC International, Senin (18/8/2020).

"Apple akan memutus akses Epic ke semua alat pengembangan yang diperlukan untuk membuat software platform Apple - termasuk Unreal Engine, yang tidak pernah diklaim Apple melanggar kebijakan Apple."

Epic Games mengklaim bahwa Apple "menyerang seluruh bisnis Epic di area yang tidak terkait". Langkah tersebut sebagai cara "mempertahankan status quo".

Epic adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang saat ini terlibat dalam sengketa soal fee sebesar 30% yang ditarik Google Play Store dan App Store. Spotify, Match Group, dan Facebook telah secara terbuka mengkritik kebijakan App Store baru-baru ini.

Minggu lalu, Epic Games juga meluncurkan kampanye marketing yang mendorong pemain untuk "bergabung dalam pertarungan" melawan Apple. Epic Games juga menggugat Google minggu lalu. Google menjalankan Play Store untuk ponsel Android untuk kasus yang sama.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading