Jokowi Cari 9 Juta Jago Komputer, Siapa Minat Daftar?

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
03 August 2020 13:38
Jokowi Kesal Uang Beredar Seret, hingga India Blokir 59 Aplikasi China

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia membutuhkan setidaknya 9 juta orang talenta digital dalam kurun waktu 15 tahun ke depan. Persiapan jutaan talenta ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan perencanaan transformasi digital di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kita membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan," kata Jokowi, Senin (3/8/2020).


Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut mengemukakan ketersediaan sumber daya manusia di sektor digital menjadi salah satu upaya bagi pemerintah Indonesia membangun ekosistem digital di tanah air.

"Ini perlu betul-betul sebuah persiapan untuk kurang lebih 600.000 per tahun sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik tumbuhnya talenta digital ini," katanya.

Jokowi menegaskan bahwa pandemi Covid-19 harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital. Pasalnya, wabah ini secara langsung telah mengubah sudut pandang maupun perspektif manusia.

"Oleh sebab itu perlu menjadi perhatian kita bersama, yang pertama segera lakukan percepatan perluasan aksesĀ dan peningkatan infrastruktur digital. Saya kira kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini," katanya.

Selain itu, Jokowi meminta kepada jajarannya untuk merancang sebuah peta jalan transformasi digital di sejumlah sektor strategis baik itu di sektor layanan publik, sosial, pendidikan, perdagangan, hingga kesehatan maupun industri.

"Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading