Dulu Startup SoftBank Ini Bernilai Rp705 T, Kini Cuma Rp44 T

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
19 May 2020 18:37
WeWork
Jakarta, CNBC Indonesia - Berinvestasi di WeWork merupakan salah satu penyesalan SoftBank Group. Penurunan valuasi perusahaan telah membuat perusahaan yang didirikan Masayoshi Son ini rugi hingga ratusan triliun rupiah.

Berdasarkan presentasi SoftBank, pada Maret 2020 lalu, valuasi WeWork tinggal US$2,9 miliar atau Rp 43,5 triliun (asumsi Rp 15.000/US$). Nilai ini turun dari Desember 2019 yang mencapai US$7,3 miliar.


Valuasi ini anjlok dari ketika WeWork mau melantai di Wall Street atau IPO pada Oktober 2019 mencapai US$49 miliar. SotfBank dilaporkan telah berinvestasi di WeWork US$18,5 miliar.


WeWork awalnya merupakan startup andalan SoftBank. Startup co-working space ini berencana IPO untuk mengumpulkan dana demi ekspansi usaha. Namun investor pasar modal mengkritisi perusahaan.

WeWork punya masalah pada tata kelola (good governance) dan kebiasaan bakar uang untuk besarkan bisnis. Perusahaan nyaris bangkrut ketika gagal IPO hingga SoftBank memberikan dana talangan.

"Bodoh sekali saya berinvestasi di WeWork. Saya salah," ujar Masayoshi Son dalam analis meeting seperti dilansir dari Business Insider, Selasa (19/5/2020).


Meski begitu, Chairman SoftBank Marcelo Claure mengatakan ia akan Masayoshi Son sangat percaya pada manajemen baru WeWork.

"Kami akan tetap terus mendukung perusahaan," tulis Marcelo Claure seperti dilansir dari CNBC International. "Kami tida ragu WeWork akan muncul dari Covid-19 yang lebih kuat dari sebelumnya dan berkomitmen pada profitabilitas di 2021."


[Gambas:Video CNBC]





(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading