Ditendang SoftBank, Pria Ini Berpotensi Dapat Uang Rp 7,02 T

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
24 February 2021 18:55
WeWork

Jakarta, CNBC Indonesia - Adam Neumann berkesempatan membawa US$500 juta atau sekitar Rp7,02 triliun ketika ditendang keluar dari startup yang didirikan, WeWork. Ini adalah buntut perseteruan panjang mantan CEO dan pendiri perusahaan dengan Softbank.

Menurut seorang sumber, uang itu adalah saham Adam yang dijual kepada Softbank sebagai bagian dari program pembelian saham kembali (buyback) untuk karyawan dan investor awal WeWork senilai US$1,5 miliar atau Rp21,06 triliun, dikutip CNN, Rabu (24/2/2021).

Namun kesepakatan itu belum final. Dikatakan seorang sumber, jika kesepakatan hampir selesai tapi bisa juga gagal. Kesepakatan merupakan bagian penyelesaian dari perseteruan antara Adam, WeWork, dengan Softbank.


Jumlah kesepakatan saat ini hanya setengah dari apa yang ditawarkan Softbank sebelumnya. Sebagai bagian dari kesepakatan pada 2019, Adam meninggalkan posisinya di WeWork dan berkesempatan menjual hampir US$1 miliar sahamnya.

Adam Neumann (WeWork)Perusahaan yang berfokus pada penyediaan ruang kerja, WeWork, telah ditinggalkan oleh pendirinya yakni Adam Neumann yang dinilai tidak menjalankan tanggung jawabnya sebagai CEO dengan baik. Oleh karena itu, para pemegang saham ingin Adam untuk mengundurkan diri. Alhasil kursi jabatan CEO WeWork kini telah digantikan oleh Sebastian Gunningham.(Dok. twitter @WeWorkAdam)Foto: Adam Neumann, pendiri Wework (startup co-working space). Ia dipaksa mengundurkan diri karena dinilai tidak menjalankan tanggung jawabnya sebagai CEO dengan baik (Dok. twitter @WeWorkAdam)

Baik pihak Adam, WeWork, dan Softbank menolak mengomentari informasi kesepakatan itu.

Saat WeWork masih dipimpin Adam, perusahaan itu mengumpulkan miliaran dolar dan berhasil memperluas operasionalnya ke ribuan kota di seluruh dunia. Pada putaran perdana pendanaannya, startup tersebut bernilai US$47 miliar atau Rp660 triliun.

Namun kepemimpinannya juga tak selalu mulus. Sebelum angkat kaki, Adam gagal membawa perusahaan yang dibangunnya itu untuk IPO.

Dokumen IPO mengungkapkan kekuatan Adam yang tidak terkendali dan sejumlah potensi konflik kepentingan di dalam WeWork. Selain itu WeWork mengalami kerugian yang mengejutkan.

Softbank juga akhirnya batal membeli WeWork senilai US$3 miliar (Rp42,1 triliun) pada April 2020 dengan alasan kondisi tertentu yang belum terpenuhi dari kesepakatan. Termasuk juga adanya penyelidikan kriminal dan investigasi pada perusahaan, pembatasan global karena pandemi menyerang, serta gagalnya restrukturisasi perusahaan patungan di China.

Pembatalan ini yang membawa Adam dan komite dewan WeWork mengajukan tuntutan hukum dan awal dari perseteruan panjang ketiganya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading