Huf! Ekonomi RI di Bawah Malaysia & Sejajar Timor Leste

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
09 July 2021 07:05
FILE PHOTO: A container ship is loaded at a terminal in the harbour of Hamburg, Germany September 23, 2012.     REUTERS/Fabian Bimmer/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia harus menerima nasib di tengah banyaknya kabar buruk yang melanda. Ekonomi yang terpuruk sejak tahun lalu berujung pada penurunan kelas ke level terendah dari negara dengan pendapatan menengah.

Seperti yang dikutip CNBC Indonesia berdasarkan laporan Bank Dunia, Jumat (9/7/2021), Indonesia kini setara dengan negara seperti Iran dan Samoa.

Gross National Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto Indonesia tahun lalu sebesar US$ 4.050 per kapita dan kini menjadi US$ 3.979 per kapita.


Sementara Iran juga alami penurunan dari level yang sama dengan GNI dari US$ 5.240 per kapita menjadi US$ 2.870 per kapita. Samo juga demikian, GNI turun dari US$ 4.180 per kapita menjadi US$ 4.070 per kapita.

Banyak negara lain juga sebenarnya alami penurunan, bahkan dari pendapatan tinggi ke menengah. Seperti Mauritius, Panama dan Romania. Namun ada juga yang naik seperti Haiti, Moldova dan Tajikistan.

Bila melihat tetangga di Asia Tenggara, banyak negara alami posisi yang sama dengan Indonesia. Misalnya Timor Leste, Myanmar, Kamboja dan Papua Nugini dengan GNI di bawah US$ 1.800 per kapita. Kemudian ada Filipina, dan Vietnam yang masing-masing US$ 3.400 dan US$ 2.700 per kapita.

Pada kelas menengah atas yang artinya lebih tinggi dari Indonesia adalah Malaysia US$ 10.600 per kapita dan Thailand US$ 7.100.

Sementara Singapura tercatat sebagai negara berpendapatan tinggi dengan GNI US$ 54.900 per kapita.

Bank Dunia memang telah mengubah klasifikasi GNI untuk menentukan peringkat tiap negara. Klasifikasi berubah karena di setiap negara, faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan penduduk mempengaruhi GNI per kapita.

Di 2019, klasifikasi GNI per kapita untuk negara Low Income di level US$ 1.035, Lower Middle Income di level US$ 1.035- US$ 4,045, Upper Middle Income di level US$ 4.046 - US$ 12.535, dan High Income di level lebih dari US$ 12.535.

Penyebab utama penurunan kelas yang dialami Indonesia adalah pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Wabah virus yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China ini terbukti memiskinkan rakyat Ibu Pertiwi.

"Indonesia, Mauritus, Rumania, dan Samoa kini berada di peringkat mereka pada 2019. Negara-negara ini terdampak pandemi Covid-19 sehingga mengalami penurunan GNI per kapita," sebut keterangan tertulis Bank Dunia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4,4% Tahun Ini


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading