Perhatian! Ini Lho Aturan Lengkap 'No Mudik Harga Mati'

News - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
10 April 2021 07:00
Petugas mengecek tiket keberangkatan penumpang di Stasiun Senen, Jakarta, (9/4/2021). Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melarang perjalanan kereta api (KA) antar kota dan KA perkotaan selama periode mudik Lebaran 2021. Ini menyusul menindaklanjuti larangan mudik Lebaran 2021 oleh pemerintah mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Maryati 39th pulang lebih awal ke Magelang sebelum larangan mudik.   (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mudik Lebaran 2021 telah resmi dilarang. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga telah mengumumkan aturan larangan tersebut yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama asa Idul Fitri 1442 H/2021,

Aturan ini akan dimulai pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Larangan serta pengendalian penggunaan atau pengoperasian penumpang berlaku baik transportasi darat, laut, udara dan juga kereta api. Pengecualian dilakukan pada transportasi barang dan logistik, yang tetap akan beroperasi seperti biasa.

"Larangan penggunaan dan pengoperasian itu untuk semua moda transportasi mulai dari darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Dimulai dari tanggal 6- 17 Mei. Adapun untuk transportasi barang dan logistik tetap berjalan seperti biasa," jelas Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, beberapa waktu lalu.


Dalam aturan tersebut juga diatur mereka yang masih diperbolehkan berpergian selama libur lebaran nanti. Semuanya harus dibuktikan dengan surat keterangan menggunakan keterangan basah.

Berikut aturan lengkapnya dirangkum CNBC Indonesia, Sabtu (10/4/2021).

Angkutan Darat

Jenis angkutan yang dilarang adalah:

1. Kendaraan bermotor umum dengan jenis bus dan mobil penumpang.
2. Kendaraan bermotor perseorangan dan jenis mobil penumpang, mobil bus dan kendaraan bermotor.
3. Kapal angkutan sungai, danau dan penyeberangan.

Pengecualian:

1. Bekerja/perjalanan dinas ASN.
2. Bekerja/perjalanan dinas Pegawai BUMN.
3. Bekerja/perjalanan dinas BUMD.
4. Bekerja/perjalanan dinas TNI,
5. Bekerja/perjalanan dinas Swasta.
6. Semua memerlukan surat tugas dengan tanda tangan dan cap basah dari pimpinan.
7. Kunjungan keluarga sakit.
8. Kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal.
9. Ibu hamil dengan satu orang pendamping.
10. Kepentingan melahirkan dengan dua orang pendamping.
11. Pelayanan kesehatan darurat.

NEXT: Ada Pengecualian bagi Kendaraan Ini, Cek

Ada Pengecualian bagi Kendaraan Ini, Cek!
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading