Dugaan Suap Pajak, Ini Kronologi Keterlibatan Bank Panin

News - dob, CNBC Indonesia
24 March 2021 14:03
Usai menggeledah rumah pribadi Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, kemarin, hari ini Penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pusat PT PLN (Persero) di kawasan Melawai, Jakarta Selatan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pusat PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin/PNBN) di Jakarta. Aksi penegakan hukum ini terkait dengan dengan dugaan suap di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak yang melibatkan Bank Panin.

Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengatakan penggeledahan dilakukan pada Selasa (23/3/2021) pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. "Tim Penyidik KPK dalam perkara dugaan TPK penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak, telah selesai melaksanakan penggeledahan di wilayah DKI Jakarta, bertempat di Kantor Pusat Bank Panin, Jakarta Pusat," tegasnya, dikutip Rabu (24/3/2021).

Sebelumnya KPK telah telah pejabat pajak berinisial APA dan DR dalam kasus dugaan suap di Dirjen Pajak Kementerian Keuangan. Berdasarkan penelusuruan, APA adalah Angin Prayitno Aji dan DR adalah Dadan Ramdani. Penetapan tersangka ini berdasarkan Sprindik bernomor B/878/ DIK.00/01-23/02/2021.


Namun dari pihak pemberi suap, KPK belum menetapkan tersangka meski sudah meminta permintaan cekal ke Dirjen Imigrasi.

Halaman selanjutnya >>>>>>>>> Keterlibatan Panin di Dugaan Suap Pajak

Keterlibatan Bank Panin di Dugaan Suap Pajak
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading