No Kaleng-kaleng, Investasi Pertamina Rp1.288 T Hingga 2024

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
05 March 2021 09:30
foto : REUTERS/Darren Whiteside

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) menganggarkan investasi jumbo sampai dengan tahun 2024, yakni sebesar US$ 92 miliar atau sekitar Rp 1.288 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$).

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan investasi ini akan berasal dari dana internal (internal funding) sebanyak 38% dan sisanya 62% akan berasal dari pendanaan luar (external funding) dan kemitraan.




Artinya sekitar US$ 35 miliar atau sekitar Rp 489 triliun akan didanai dari dana internal perseroan dan sekitar US$ 57 miliar atau sekitar Rp 798 triliun akan berasal dari eksternal maupun kemitraan.

"Dari US$ 92 miliar yang sudah dicanangkan dalam lima tahun sampai 2024, kurang lebih 38% dari internal funding dan selebihnya 62% dari partnership dan external funding," paparnya dalam webinar 'Prospek BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan Sovereign Wealth Fund', Kamis (04/03/2021).



Banyaknya dana investasi yang berasal dari external funding maka Pertamina sangat terbuka dengan calon mitra yang mau bergabung. Apalagi, lanjutnya, perseroan juga akan gencar melakukan aktivitas hulu minyak dan gas bumi.

Sebagai rincian, perseroan berencana investasi di bidang hulu migas mencapai sebesar US$ 64 miliar, di hilir seperti kilang BBM dan petrokimia sebesar US$ 20 miliar.

Kemudian, di sisi investasi gas, pembangkit listrik, dan energi baru terbarukan (EBT) sebesar US$ 8 miliar.

Menurutnya, Pertamina akas fokus dalam menekan produk-produk impor, sehingga defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang lebar bisa ditekan.

"Kami fokus bagaimana bantu CAD dan substitusi produk dari impor," ujarnya.

Halaman 2>>

Investasi di Sektor Hulu Sebesar Rp 896 triliun
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading