Internasional

Heboh Kedubes RI Diserbu Demo Myanmar, Dituding Dukung Junta

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 February 2021 06:50
Anti-coup protesters sit behind posters with an image of deposed Myanmar leader Aung San Suu Kyi during a rally in Yangon, Myanmar, Monday, Feb. 22, 2021. Protesters gathered in Myanmar's biggest city Monday despite the ruling junta's thinly veiled threat to use lethal force if people answered a call for a general strike opposing the military takeover three weeks ago. (AP Photos)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar diseruduk para demonstran anti kudeta. Ini terungkap dalam sebuah posting seorang jurnalis lokal Hnin Zaw di Twitter, yang mempublikasikan sebuah foto bagaimana para demonstran berunjuk rasa di depan KBRI.

"Protes telah muncul di Kedutaan #Indonesia di Yangon pagi ini menyusul kampanye negara itu kepada anggota ASEAN lainnya untuk mendukung pemilu yang ingin diadakan oleh pihak militer yang illegal," berikut isi cuitan itu dikutip CNBC Indonesia, Selasa (23/2/2021).


Dalam aksi itu pendemo membawa foto pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan juga beberapa poster yang bertuliskan perlawanan kepada pemilu militer.

"Kami tidak butuh pemilu baru!" seru demonstran. "Kami ingin pemerintah yang telah kami pilih untuk KEMBALI. Hormati suara kami!" tulis salah satu slogan lain.

Masalah bermula dari tudingan pendemo bahwa RI mendukung junta militer. Ini terkait pemberitaan Reuters Senin (22/2/2021), yang menyebut Indonesia tengah melobi ASEAN untuk menyetujui pemilu ulang di negeri Burma.

Dalam laporan eksklusifnya, ada tiga sumber yang dikutip media tersebut. Namun, meski menyetujui pemilu ulang yang dibuat junta, RI meminta pemilu harus dipastikan terselenggara dengan adil dan inklusif.

Dalam berita itu dituliskan bahwa dua pejabat senior Indonesia secara anonim mengatakan bahwa solusi yang dipimpin secara diplomatis harus fokus pada pencegahan pertumpahan darah. Ini akan membuat militer menghormati komitmennya untuk mengadakan pemilihan baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang.

Indonesia juga disebut meminta ASEAN untuk memfasilitasi dialog antara junta dan pengunjuk rasa. Proposal RI itu, kabarnya, sudah mendapat dukungan beberapa negara ASEAN. Pemberitaan terbit berbarengan dengan perjalanan dinas yang dilakukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Halaman 2>>>

HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading