Bukan Cuma Harga Kedelai yang Ngamuk, Cabai Pun Terus Terbang

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
11 January 2021 18:05
Kebutuhan pangan

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) meramal akan terjadi kenaikan harga barang dan jasa (inflasi) di bulan Januari ini. Komoditas pangan seperti cabai hingga produk olahan kedelai menjadi pemicunya. 

Dalam survei pemantauan harga (SPH) minggu pertama bulan ini, inflasi diperkirakan berada di angka 0,38% dibanding bulan lalu (month to month/mtm) dan 1,68% terhadap periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Penyumbang inflasi masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya yaitu komoditas pangan. Cabai rawit, cabai merah, tahu dan tempe secara kumulatif diproyeksikan bakal menyumbang inflasi sebesar 0,2% (mtm). 


Kontribusi inflasi keempat bahan pangan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas pangan lain seperti ikan kembung, daging ayam ras, udang basah, ikan tongkol dan nasi dengan lauk masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga berbagai komoditas cabai masih di atas Rp 50 ribu/kg. Harga cabai rawit merah paling ganas, kenaikannya sangat fantastis. 

Rata-rata harga cabai di pasar tradisional domestik pada 23 Desember lalu masih di Rp 57.350/kg. Hari ini Senin (11/1/2021) rata-rata harga cabai sudah tembus Rp 78.250/kg. Artinya ada kenaikan sebesar 36,4% dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Tidak hanya harganya yang melambung tinggi, disparitas harga cabai juga sangat terasa di berbagai wilayah Tanah Air. Untuk komoditas cabai merah harga terendah di pasar tradisionalnya di bawah Rp 30 ribu/kg di Bulukumba dan Singaraja.

Untuk komoditas yang sama harga tertingginya dijumpai di Singkawang. Harga komoditas cabai merah di pasar tradisional Singkawang hari ini dibanderol di Rp 90 ribu untuk satu kilogram.

Beralih ke jenis cabai rawit hijau, harga terendahnya dipatok di Rp 23 ribu/kg dan dijumpai di Pasar Tradisional Blitar. Harga tertingginya berada di atas Rp 100 ribu/kg dan dijumpai di Ternate.

Berbeda lagi dengan harga cabai rawit merah yang paling pedas. Harga termurahnya dijumpai di Pasar Tradisional Bengkulu. Untuk satu kilogram cabai rawit merah harganya hampir Rp 46 ribu. Sementara harga tertingginya berada di Rp 140 ribu/kg di Sorong.

Faktor cuaca ekstrem seperti hujan lebat memang mempengaruhi produksi berbagai komoditas hortikultura tak terkecuali cabai yang memang sangat sensitif dengan perubahan cuaca. 

Kenaikan permintaan di akhir tahun yang dibarengi dengan gangguan produksi dan distribusi akibat hujan membuat stok di pasaran cenderung menipis sehingga harganya melambung tinggi. 

Harga Tempe & Tahu jadi Biang Kerok Inflasi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading