Biden Diramal Gantikan Trump, Ngaruhnya Apa Buat Indonesia?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
28 September 2020 13:57
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden, one of seven scheduled Democratic candidates participating in a public education forum, makes opening remarks, Saturday, Dec. 14, 2019, in Pittsburgh. Topics at the event planned for discussion ranged from student services and special education to education equity and justice issues. (AP Photo/Keith Srakocic)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilihan Presiden (Pilpres) di Amerika Serikat (AS) segera memasuki babak baru. Pekan ini, Donald Trump (Partai Republik) dan Joseph 'Joe' Biden (Partai Demokrat) dijadwalkan beradu visi-misi dalam debat perdana yang disiarkan di televisi.

Reuters dan Ipsos menggelar jajak pendapat yang melibatkan calon pemilih di enam negara bagian yaitu Wisconsin, Pennsylvania, Michigan, North Carolina, Florida, dan Arizona. Hasilnya, Trump sang petahana (incumbent) tidak dijagokan untuk kembali menghuni Gedung Putih selama four more years.


Di Florida, Trump dan Biden sama-sama memperoleh 47% suara. Kemudian 46% responden mengatakan Biden lebih baik dalam menangani pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19), jumlah yang sama juga diraih Trump.

Namun Trump unggul dalam hal pengelolaan ekonomi, 51% responden mengatakan demikian. Biden hanya memperoleh 41%.

Di Arizona, Biden unggul tipis dengan perolehan suara responden sebanyak 47%, berbanding 46% kepada Trump. Di negara bagian ini, 47% responden menyatakan Biden akan lebih baik dalam mengatasi pandemi, sedangkan Trump memperoleh 44%.

Lagi-lagi Trump unggul di bidang ekonomi dengan suara responden sebanyak 49%. Biden hanya mendapat 44%.

Beralih ke Michigan, Biden unggul dengan suara 49% dibandingkan Trump yang memperoleh 44%. Biden juga dianggap lebih baik dalam hal menangani pandemi, dengan suara 50% berbanding 44%.

Namun soal ekonomi, Trump masih unggul dengan 48% suara responden. Biden hanya mendapatkan 45%.

Di North Carolina, Biden dan Trump imbang dengan perolehan suara responden 47%. Biden unggul tipis dalam hal penanganan pandemi dengan suara 47% berbanding 45%.

Soal ekonomi, warga North Carolina masih percaya kepada Trump dengan suara 51%. Biden cuma memperoleh 44%. Berpindah ke Wisconsin, Biden unggul dengan 48% suara responden berbanding 43% yang berencana memilih Trump. Biden juga dinilai lebih cakap dalam menangani pandemi sehingga mendapat suara responden sebanyak 48%, Trump cuma 40%.

Namun kembali, warga Winconsin lebih percaya kepada Trump untuk urusan pengelolaan ekonomi. Sebanyak 48% responden menyatakan Trump lebih baik dalam hal ini, sementara yang bilang Biden lebih oke hanya 42%.

Lalu ke Pennyslvania, Biden unggul dengan perolehan suara responden 49% sedangkan Trump meraih 46%. Biden juga dinilai lebih baik dalam menanggulangi pandemi sehingga mendapat suara 48%, Trump hanya 44%.

Nah, lagi-lagi Trump menang soal pengelolaan ekonomi. Sebanyak 51% responden warga Pennsylvania menyebut Trump lebih baik dalam mengelola ekonomi, sementara hanya 45% responden yang menyatakan Biden lebih bagus.

Biden Bakal Naikkan Tarif Pajak
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading