Panas! Jelang Debat Televisi AS, Biden Sebut Trump Pembohong

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
27 September 2020 08:00
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden, one of seven scheduled Democratic candidates participating in a public education forum, makes opening remarks, Saturday, Dec. 14, 2019, in Pittsburgh. Topics at the event planned for discussion ranged from student services and special education to education equity and justice issues. (AP Photo/Keith Srakocic)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden menilai akan ada serangan personal dan kebohongan dari Donald Trump dalam debat perdana mereka pada Selasa (29/9/2020) waktu setempat. Kendati demikian, Biden meyakini mampu menghadapi Trump dalam debat tersebut.

"Ini akan menjadi debat yang sulit. Dugaan saya, akan terjadi serangan langsung dan bersifat personal. Itulah satu-satunya hal yang dia (Trump) tahu," ujarnya dalam wawancara yang disiarkan MSNBC sebagaimana dilaporkan AFP, Minggu (27/9/2020).

"Dia tidak tahu bagaimana memperdebatkan fakta. Dia tidak sepintar itu. Dia tidak tahu banyak tentang kebijakan luar negeri, dia tidak tahu banyak tentang kebijakan dalam negeri. Dia tidak tahu banyak tentang detailnya," lanjutnya.



Debat pada Selasa di Cleveland, Ohio, akan menjadi yang pertama bagi Biden yang juga eks Wakil Presiden AS itu. Setelah itu, Biden dan Trump akan kembali dalam dua sesi debat sebelum pemilihan 3 November 2020.

Trump dalam sejumlah kesempatan kerap mengejek Biden dengan sebutan 'Sleepy Joe'. Lalu, bagaimana respons Biden? 




"Masyarakat tahu bahwa Presiden seorang pembohong. Ini tidak akan mengejutkan. Jadi saya siap menjelaskan kegagalan dia dan apa yang akan saya lakukan demi membantu masyarakat AS dan ekonomi AS, dan membuat kami lebih aman secara internasional," kata Biden.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading