Bali Buka 31 Juli, Bisnis Hotel Diramal Tak Langsung Terbang

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
23 July 2020 13:08
Tourists wearing face masks carry their surfboard at Kuta beach, Bali, Indonesia on Thursday, July 9, 2020. Indonesia's resort island of Bali reopened after a three-month virus lockdown Thursday, allowing local people and stranded foreign tourists to resume public activities before foreign arrivals resume in September.(AP Photo/Firdia Lisnawati)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pariwisata Bali diperkirakan bakal tumbuh setelah resmi dibuka untuk wisatawan domestik pada 31 Juli mendatang. Wakil Ketua Umum DPP (Indonesia Hotel General Manager Indonesia) IHGMA I Made Ramia Adnyana mengungkapkan sudah memperkirakan target pertumbuhan yang bakal dicapai.

"Kalau sudah dibuka domestik, kita proyeksi 10-15% (dari waktu normal)," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/07/2020).

Angka tersebut ditargetkan bisa tercapai 1-2 bulan ke depan. Namun, Ramia mengaku tidak terlalu berharap untuk mencapai persentase tinggi. Apalagi jika melihat realitas bahwa banyak masyarakat yang sudah lama tidak berlibur. Tahun ini diperkirakan hanya menjadi momen untuk menarik kembali kepercayaan masyarakat yang sudah hilang.


"Harapan Agustus kebetulan holiday season mudah-mudahan bagus sinyalnya. September International Market. Mestinya Agustus-September ditambah (wisatawan) international mungkin harapannya 25-30% sampai akhir tahun," sebut pengusaha asal Bali itu.

Pariwisata di Bali sudah dibuka sejak 9 Juli 2020 lalu untuk warga lokal Bali. Selanjutnya setelah wisata domestik dibuka pada 31 Juli 2020, maka mulai 5 September akan dibuka untuk wisatawan asing.

"Sementara Belum berdampak secara signifikan karena kita andalkan lokal-lokal. Mungkin ada tamu-tamu yang di lokal. Artinya Udah ada pergerakan tapi belum maksimal. Belum sampai 10%. Paling 2-3%. Tapi kita liat jalan-jalan sudah mulai ramai. Objek-objek mau dikunjungi pengunjung," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading