Oleh-Oleh Davos: Pabrik Es Krim Sampai Ekspansi Burj Al Arab

News - Redaksi, CNBC Indonesia
23 January 2020 20:47
Oleh-Oleh Davos: Pabrik Es Krim Sampai Ekspansi Burj Al Arab
Jakarta, CNBC Indonesia - Investor-investor kakap menyatakan minatnya berinvestasi di Indonesia. Hal ini terungkap usai World Economic Forum (WEF) di Davos Swiss, belum lama ini.

Delegasi Indonesia yang hadir antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Mendag Agus Suparmanto, Menperin Agus Gumiwang, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan lainnya.

Bahlil Lahadalia mengatakan selama perhelatan berlangsung, delegasi pemerintah sempat melakukan serangkaian pertemuan dengan para investor. Ia mengatakan ada banyak kesepakatan terkait minat investasi.


"Jumeirah  yang punya Burj Al Arab di Dubai, pemain di properti, perhotelan dan pariwisata mereka sudah di Bali. Deal kami mereka ekspansi di Papua dan Sulawesi Tenggara, nilainya belum. Mereka akan membangun hotel-hotel bintang lima ke atas, dengan kualifikasi premium," kata Bahlil kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/1)

Selain itu, ada komitmen investasi dari Mitsubishi sebesar Rp 2,4 triliun dalam upaya pengembangan bisnis di Indonesia.



"Perusahaan China sudah deal untuk membangun pabrik es krim, Yili Group, juga ada Siemens akan mengembangkan bisnis di Indonesia, dan kerja sama dengan PLN yang belum selesai, untuk PLN sendiri, sekitar Rp 3 triliun, mereka sangat serius sekali," katanya.

Bahlil mengatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga melakukan komunikasi dengan Pendiri Softbank Masayoshi Son dan Japan Bank International Cooperation (JBIC), juga kerja sama dengan Vale yang ingin berpartisipasi di ibu kota baru. Selain itu, Siemens juga ingin ikut ambil bagian di proyek ibu kota baru.

"Indonesia tak boleh tertutup pada satu negara tertentu saja, jangan ada anggapan hanya fokus pada investasi China, tidak boleh," katanya.



[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading