Sanggupkah Pertamina Lepas Aramco Demi Kilang Cilacap?

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
09 October 2019 20:46
Sanggupkah Pertamina Lepas Aramco Demi Kilang Cilacap?
Jakarta, CNBC Indonesia - Tarik ulur soal nilai investasi kilang Cilacap antara PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco masih alot. Kesepakatan untuk evaluasi nilai terus diperpanjang. Pertanyaannya adalah, sampai kapan?

Joint Venture Development Agreement (JVDA) antara Pertamina dengan Saudi Aramco mulanya akan berakhir di akhir Juni 2019. Namun kesepakatan ini diperpanjang sampai akhir September 2019. Setelah diperpanjang sampai September, JDVA kembali diperpanjang lagi sampai Oktober ini.




Pertamina berharap kesepakatan dengan Saudi Aramco terkait valuasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap bisa segera rampung tahun ini. Direktur Utama Nicke Widyawati mengatakan negosiasi harga masih dilakukan dengan pihak Saudi Aramco.


"Kita tunggu saja hasilnya, diharapkan tahun ini bisa selesai, valuasi masih proses," kata Nicke dalam Pameran Hari Listrik Nasional ke-74 ("HLN 74") di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu, (9/10/2019).


Lobi Investasi kilang Cilacap sudah berjalan selama 5 tahun. Indonesia sendiri sebenarnya sudah melakukan pendekatan ke Saudi Aramco sejak 2014, yakni untuk berinvestasi di Kilang Cilacap bersama dengan PT Pertamina (Persero). Namun, sampai sekarang nasib investasi tersebut masih digantung.


Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menjelaskan Joint Venture Development Agreement (JVDA) diperpanjang sampai 31 Oktober 2019. "Perpanjangan karena evaluasi masih berjalan, kita lihat setelah evaluasi. Penyiapan data dan lain-lain, untuk hitung angka keekonomiannya," jelasnya, Kamis (3/10/2019) di Kementerian ESDM. 



(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading