Duh, Masalah Harga Ayam Anjlok di Peternak Belum Juga Beres

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
18 September 2019 17:22
Demi menyelamatkan peternak kecil, perusahaan peternak besar dilarang memasuk ayam langsung ke pasar tradisional.
Jakarta, CNBC Indonesia - Para peternak skala besar dilarang menjual langsung ke pasar tradisional. Kebijakan ini untuk menyelamatkan peternak skala kecil karena pasokan ayam yang masih berlebih, sehingga harga anjlok di tingkat peternak.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman yang ikut dalam rapat menjelaskan, polemik harga ayam yang anjlok di tingkat peternak menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian.

Mentan Amran meminta peternak ayam besar untuk tidak menjual produknya langsung ke pasar tradisional untuk memberikan ruang bagi peternak kecil, agar bisa menikmati harga di pasar.




"Kami mengimbau perusahaan-perusahaan besar agar jangan langsung menjual ke pasar becek, agar peternak kecil bisa bangkit, harganya menguntungkan," ucap Amran seusai rapat.

Amran mengatakan peternak/pedagang besar dapat menampung produk mereka dalam cold storage untuk mengantisipasi hal tersebut. Selain itu, ia juga meminta peternak besar turut untuk membina peternak kecil.

"Kemudian dikontrol baik DOC (day old chick) jangan sampai oversupply," kata Amran.



Polemik harga ayam yang anjlok di level peternak sudah terjadi sejak Juni 2019 lalu, sampai saat ini persoalan belum teratasi. Di sisi lain, harga di pasar cenderung bertahan tinggi, tapi di level peternak malah anjlok.

"Terjadinya anomali harga livebird di tingkat farm gate (peternak) dengan harga Rp. 11.000-17.000, dibandingkan dengan harga di pasar yang masih stabil tinggi sebesar Rp. 30.0000-35.000 sangat jelas menunjukkan adanya disparitas harga yang sangat tinggi. Hal ini hendaknya menjadi perhatian seluruh stakeholder untuk menyikapi disparitas harga tersebut," tulis keterangan dalam surat edaran Ditjen PKH tanggal 2 September 2019.
Artikel Selanjutnya

Peternak Ayam Bogor Mau Gugat Pemerintah Gegara Harga Anjlok!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading