Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru Dapat Pinjaman Rp 25 T

News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
02 August 2019 18:59
Proyek gas Jambaran Tiung Biru dapat kucuran pinjaman Rp 25 T dari 12 bank
Jakarta, CNBC Indonesia- Proyek gas raksasa Jambaran-Tiung Biru mendapat suntikan pinjaman US$ 1,85 miliar atau setara Rp 25,7 triliun dari konsorsium 12 bank.

Pinjaman ini dikucurkan oleh sindikasi yang dipimpin oleh MUFG Bank kepada PT Pertamina EP Cepu (PEPC), anak usaha dari PT Pertamina (Persero). Dari 12 bank yang patungan beri pinjaman tersebut tiga diantaranya adalah bank pelat merah; BRI, Mandiri, dan BNI.




VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan skema pinjaman ini memiliki struktur yang unik, yaitu menggabungkan pembiayaan konvensional dan untuk pertama kalinya ada pembiayaan syariah di bawah skema trustee borrowing.

"Tiap bagian (tranche), konvensional dan syariah, memberikan fasilitas pembiayaan proyek dengan dua tenor, yaitu 10 dan 15 tahun," ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Jumat (2/8/2019).

Direktur Utama PEPC Jamsaton Nababan mengatakan hingga Semester 1-2019, kemajuan pembangunan proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi JTB telah mencapai 25%.

Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru adalah proyek strategis nasional, dengan pengembangan terdiri dari pengembangan cadangan gas terbukti serta pembangunan dan pengoperasian fasilitas pemrosesan gas dan jaringan pipa di Jawa Timur.

Proyek dengan kapasitas produksi penjualan gas sebesar 192 MMSCFD dan cadangan gas sebesar 2,5 triliun kaki kubik (TCF) ini ditargetkan beroperasi pada 2021. Gas proyek JTB akan dialirkan melalui pipa transmisi Gresik-Semarang, yang dikelola PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk memenuhi
permintaan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gas akan dipasok ke PLTGU Tambak Lorok di Jawa Tengah dan PLTGU Jawa-3 di Jawa Timur dan ditargetkan akan membangkitkan listrik sebesar 779 MW, sebagai bagian dari mega proyek pembangkit listrik 35 GW.


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading