Pangeran Arab Dikabarkan Kunjungi RI Besok

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
13 February 2019 12:22
Pangeran Arab Dikabarkan Kunjungi RI Besok
Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman yang kontroversial dan belakangan banyak dikecam dunia lantaran diduga terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, dijadwalkan tiba di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Sang Putra Mahkota kerajaan Arab itu disebut akan melakukan kunjungan singkat dan tertutup untuk membahas bisnis dan diplomasi demi memulihkan citranya yang telah tercoreng.



Mengutip Asia Times, kantor berita itu secara eksklusif mengatakan mengetahui bahwa pangeran berusia 33 tahun yang secara luas dikenal sebagai MBS itu sejak Desember lalu telah meminta agar kunjungan ke Jakarta diadakan. Rencananya, kedatangannya ke Indonesia itu menjadi bagian dari tur Mohammed bin Salman ke beberapa negara Islam di Asia.

Bahkan seorang sumber dari pemerintahan Arab menyebut kunjungannya itu merupakan upaya untuk "memperbaiki citranya atau re-branding," tetapi juga mungkin untuk mempererat bisnis.

Pihak Kementerian Luar Negeri tidak segera merespons permintaan CNBC Indonesia untuk mengonfirmasi kabar tersebut.


Pangeran Arab Dikabarkan Kunjungi RI BesokFoto: REUTERS/Amir Levy

MBS dikenal karena menggagas "2030 Vision", sebuah visi yang bertujuan membuat Arab Saudi terbebas dari ketergantungan tradisional pada pendapatan minyak dan mengubah kerajaan itu menjadi negara modern.

Menjadi negara modern bagi Arab berarti membiarkan bisnis swasta berkembang pesat dan perempuan diizinkan untuk mengendarai mobil dan menikmati kebebasan pribadi lainnya.

Pada tahun 2017 lalu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saudi, ayah MBS, mengunjungi Indonesia, dan merupakan kunjungan pertama seorang Raja Saudi dalam 47 tahun.

Saat mengunjungi Indonesia, Raja Salman menghabiskan lebih banyak dana untuk menyewa hotel ketimbang berinvestasi langsung ke negara Muslim terbesar di dunia itu di tahun 2017, tulis Asia Times.


Selama delapan hari tinggal di Indonesia, Raja Salman menghabiskan sebagian besar harinya di Bali. Dalam kunjungannya itu telah dilakukan penandatanganan kesepakatan senilai US$1 miliar untuk mendanai apa yang digembar-gemborkan sebagai pendanaan terhadap "berbagai proyek pembangunan".

Namun jumlah US$1 miliar itu ternyata jauh lebih kecil dari investasi US$25 miliar yang diharapkan oleh pejabat Indonesia.

Di antara dana tersebut, sejumlah US$ 6 miliar disalurkan ke kilang minyak Cilacap di pantai selatan Jawa yang telah menjadi subyek nota kesepahaman antara perusahaan minyak milik negara Arab, Aramco dan Pertamina pada Mei 2016.

Namun, hingga saaat ini, kedua perusahaan masih belum juga membangun sebuah usaha patungan formal untuk memperluas kapasitas kilang dari 340.000 menjadi 370.000 barel per hari.


Saksikan video mengenai kamar mewah yang diinapi Raja Salman di Indonesia berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading