Jokowi Sebut Harga Beras Turun, Tapi Baru Rp 50/Kg

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
10 January 2019 10:53
Jokowi Sebut Harga Beras Turun, Tapi Baru Rp 50/Kg
Jakarta, CNBC Indonesia - Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke gudang beras milik Perum Bulog di wilayah Kelapa gading, Jakarta. Kepala Negara mengomentari stok beras Bulog yang saat ini jumlahnya cukup untuk menstabilkan harga.

Sampai akhir 2018 lalu, Jokowi mengatakan stok beras Bulog mencapai 2,1 juta ton. Biasanya stok beras Bulog di akhir Desember tahun sebelumnya, menurut Jokowi, paling tinggi adalah 800 ribu ton.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi ditemani oleh Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso; Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita; dan Menko Perekonomian, Darmin Nasution.




Jokowi juga mengatakan, karena stok beras yang tinggi ini, harga sudah mulai mengalami tren penurunan. Meski penurunannya baru Rp 50/kg.

"Saya juga mendapatkan info dari Dirut Bulog, kemarin saya diajak juga di Cipinang memang sudah mulai, tren turun...baru 50 rupiah...nah itu trennya ini turun," jelas Jokowi, Kamis (10/1/2019).
Jokowi Sebut Harga Beras Turun, Tapi Baru Rp 50/KgFoto: Anderan Kristianto

Bulog menurut Jokowi, terus melakukan operasi pasar besar-besaran untuk memberikan pasokan ke pasar-pasar sehingga harga bisa turun. "Karena biasanya kalau stoknya sedikit itu akan banyak spekulasi dari pasar. Yang bermain-main dengan harga. Ini kita tunjukkan bahwa stok itu ada dan memang banyak," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini yakin, pada Februari dan Maret harga akan makin turun karena masuk panen raya di sejumlah daerah. Meski begitu, dia tidak ingin harga turun terlalu drastis, karena petani bisa merugi.

"Keseimbangan antara harga produksi dengan harga pasar ini harus dijaga oleh Bulog. Tidak bisa terlalu murah nanti petaninya akan menjerit," papar Jokowi. (wed/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading