Internasional

Meski Krisis, Presiden Venezuela Naikkan Upah Minimum 150%

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
30 November 2018 15:23
Meski Krisis, Presiden Venezuela Naikkan Upah Minimum 150%
Caracas, CNBC Indonesia - Presiden Nicolas Maduro pada hari Kamis (29/11/2018) menaikkan upah minimum Venezuela 150%. Ini adalah penyesuaian keenam tahun ini sebagai bagian dari rencana reformasi ekonomi yang gagal mengekang inflasi yang merajalela.

Pengumuman itu datang tiga bulan setelah kenaikan upah 3.400% dan langkah devaluasi yang menghilangkan lima nol dari mata uang Venezuela.



Langkah terbaru itu menjadikan upah minimum bulanan naik dari 1.800 menjadi 4.500 bolivar, atau sekitar US$50 (sekitar Rp 715.500) menurut kurs mata uang resmi.

Tetapi karena inflasi, yang meroket menjadi 1.350.000% tahun ini, menurut Dana Moneter Internasional (IMF), jumlah upah itu hanya cukup untuk membeli tiga kilogram daging.

Maduro menyebut penyesuaian itu sebagai "faktor koreksi" pertama dari rencana ekonomi yang berlaku sejak akhir Agustus, yang termasuk devaluasi bolivar lebih dari 96% bersama dengan kenaikan pajak, dilansir dari AFP.

Meski Krisis, Presiden Venezuela Naikkan Upah Minimum 150%Foto: Edward Ricardo
Kenaikan harga bensin, yang saat ini dihargai sangat rendah, juga merupakan bagian dari langkah yang diantisipasi tetapi belum berlaku.

Maduro mengatakan reformasinya telah memungkinkan "perlambatan signifikan dalam inflasi", meski mengakui angkanya "tetap mengkhawatirkan."

Pemimpin Venezuela yang kontroversial itu tidak memberikan angka inflasi, yang telah tidak dipublikasikan sejak tahun 2016.




Dia menjaga inflasi "jauh di bawah ekspektasi Dana Moneter Internasional", karena lembaga dunia itu memproyeksikan akan ada hiperinflasi sebesar 10.000.000% pada 2019.

Negara Amerika Selatan itu telah menderita akibat krisis ekonomi sejak 2014, ketika jatuhnya harga minyak mentah memicu krisis yang telah menyebabkan eksodus sekitar dua juta penduduknya.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading