Tol Trans Jawa Merak-Surabaya 690 Km Sudah Tersambung

News - Raydion Subiantoro, CNBC Indonesia
28 November 2018 15:44
Total Trans Jawa sepanjang 1.150 km ditarget tersambung pada 2019.
Jakarta, CNBC Indonesia - Jalan Tol Trans Jawa Merak-Surabaya sudah tersambung 690 km dari target 870 km di akhir tahun ini.

Sepanjang 690 km Trans Jawa dapat terkoneksi setelah hari ini Presiden Joko Widodo meresmikan ruas Sragen-Ngawi (51 km), yang merupakan bagian dari tol Solo-Ngawi (90,4 km).

Adapun target keseluruhan Trans Jawa adalah dapat terkoneksi dari Merak-Banyuwangi sepanjang 1.150 km yang ditargetkan terealisasi pada 2019.



"Saya senang sekali Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi diresmikan. Artinya sebentar lagi dari Jakarta-Surabaya, di akhir 2018, Insya Allah akan tersambung," kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada Peresmian Segmen Sragen-Ngawi yang berlokasi di depan Rest Area KM 538, Rabu 28 November 2018.

Investasi pembangunan Tol Solo-Ngawi dilakukan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Pemerintah melalui Kementerian PUPR memberikan dukungan dana APBN sebesar Rp 2,57 triliun untuk pembiayaan sebagian konstruksi sepanjang 21,08 km dari Kartasura hingga Karanganyar untuk meningkatkan kelayakan investasi jalan tol.

Investasi pembangunan Tol Solo-Ngawi dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasamarga Solo-Ngawi. Masa konsesi tol ini selama 40 tahun sejak penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada tahun 2011.


Usai diresmikan,SegmenSragen-Ngawi bisa dilalui masyarakat dan belum dikenakan tarif sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Tarif tol akan diberlakukan mulai tanggal 6 Desember 2018 pukul 00.00 WIB sebesar Rp 1.000/km dan penyederhanaan golongan kendaraan dari 5 menjadi 3 golongan, yakni Golongan 1, 2 dan 3.
Foto: Peresmian Tol Sragen-Ngawi (Ist Kementerian BUMN)

Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengejar penyelesaikan ruas Pemalang-Batang (33 km), Batang-Semarang (75 km), Salatiga-Solo (33 km), dan Wilangan-Kertosono (39km), yang seluruhnya ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2018.

"Jangan sampai tol ini berdiri sendiri, tetapi harus terintegrasi [dengan pengembangan kawasan] agar manfaatnya maksimal," kata Presiden Jokowi.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan dengan beroperasinya Tol Trans Jawa akan memangkas biaya logistik.

[Gambas:Video CNBC]



(ray/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading