Tahun 2030, Lifting Minyak RI Cuma 520 Ribu Barel

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
27 August 2018 15:21
Lifting minyak RI pada 2030 bisa di bawah 520 ribu barel sehari
Jakarta, CNBC Indonesia- Lifting minyak RI terancam terus merosot tiap tahun. Dalam jangka menengah, yaknis sampai 2030, diperkirakan jumlah produksi dan lifting emas hitam ini hanya sebesar 520 ribu barel sehari.

Angka ini dipaparkan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Senin (27/8/2018).




Wakil Kepala SKK Migas Sukandar memaparkan hitungan tersebut didapat sudah dengan asumi penerapan Enhance Oil Recovery (EOR) untuk menjaga produksi sumur-sumur tua.

Produksi minyak bakal jeblok ke bawah 600 ribu barel per 2024, di mana produksi dan lifting hanya akan di kisaran 531 ribu barel sehari. Di 2025, bahkan produksi dan lifting minyak diperkirakan di bawah 500 ribu, yakni hanya 494 ribu barel per hari.

Sementara jika tidak dengan EOR, produksi minyak di 2030 bahkan bisa anjlok ke 281 ribu barel per hari.

Saat ini, per 31 Juli 2018 capaian lifting migas masih di bawah target APBN. Untuk gas baru mencapai 94% target dengan realisasi 1,1 juta barel setara minyak. Sementara minyak dari target 800 ribu barel, baru tercapai 770 ribu barel.

Dengan produksi yang di bawah target, diperkirakan capaian penerimaan migas pun akan meleset. Dari target US$ 14,2 miliar diperkirakan hanya akan tercapai US$ 11,7 miliar.


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading