Medan Bakal Punya LRT

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
26 July 2018 16:11
Lelang proyek akan dilakukan pada September 2018.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) di kota Medan, Sumatera Utara diperkirakan akan menelan dana Rp 12,3 triliun.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Kota Medan Wiriya Alrahman saat mendatangi kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Kamis (26/7/2018).

Dalam pertemuan dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Wiriya mengatakan ada rencana peningkatan porsi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari hanya 28% menjadi 60%. Dengan begitu, investasi yang dibutuhkan kemungkinan akan menurun.


Dalam kesempatan itu Wiriya menyampaikan harapannya agar pembangunan LRT di Medan dapat benar-benar terealisasi. Dia berharap pemerintah pusat bisa memberi dukungan berupa pendanaan.



"Kami harap capex [capital expenditure] dapat dibantu dari pemerintah pusat, lalu opex [operating expenses] di KPBU-kan, khusus LRT," ujar Wiriya.

Pembangunan LRT di Medan akan mencapai 17,3 kilometer. Wiriya mengupayakan dalam pembangunan itu tidak diperlukan pembebasan lahan sehingga proses pembangunan dapat terwujud sesuai rencana.

"Saat ini sedang final business case. Kalau bisa di Agustus sudah final dan mulai bangun tahun 2020," sebut Wiriya.

Dia menuturkan lelang proyek itu sendiri akan dilakukan pada Kuartal II-2018.

"Kami harap masa transaksi masuk di September. Finansial closing diharap di 2019 akhir atau 2020. Banyak [investor] yang berminat," tutur Wiriya di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Kamis (26/7/2018).

"LRT akan mulai dari Lau Ci di selatan kota Medan ke Aksara, jadi untuk menghubungkan utara ke selatan, silang dia. Kalau BRT dari Terminal Amplas ke Terminal Pinang Baru," jelas Wiriya.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading