Per Juni, Penerimaan Bea Cukai 32,32% dari Target APBN 2018

News - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
03 July 2018 12:18
Tahun ini Dirjen Bea Cukai menargetkan penerimaan cukai Rp155,4 triliun.
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Bea Cukai mencatat, penerimaan cukai sampai 29 Juni 2018 sebesar Rp 50,21 triliun. Nilai tersebut mencapai 32,32% dari target APBN.

Nugroho Wahyu, Plt Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Ditjen Bea dan Cukai mengatakan, dari nilai Rp 50,21 triliun, sekitar Rp 47,76 triliun berasal dari produk turunan dari tembakau, Rp 2,37 triliun dari minuman beralkohol dan Rp 0,07 triliun dari produk turunan dari ethyl alkohol.

Sementara itu, sampai akhir 2018, Direktorat Jenderal Bea Cukai menargetkan penerimaan cukai sebesar Rp 155,4 triliun."Penerimaan cukai di akhir tahun biasanya memang lebih tinggi,"kata Nugroho, Selasa (3/7/2018).


Lebih lanjut, menurut Nugroho, ke depan, pihaknya perlu menambah objek penerimaan cukai. Hal ini dengan mempertimbangkan dampak kesehatan dan lingkungan hidup dari produk tersebut.

Adapun objek yang sedang dipertimbangkan adalah untuk produk gula karena mempertimbangkan dampak penyakit diabetes yang bisa ditimbulkan dari produk tersebut.

"Kemenkes menginginkan pengendalian konsumsi gula, sehingga perlu dipertimbangkan,"kata dia.

Begitu juga dengan cukai plastik yang saat ini sedang dibahas di rapat antar kementerian. Menurut Nugroho, pihaknya akan mengenakan cukai plasti untuk industri hulunya bukan seperti yang dikenakan di market seperti saat ini.

"Ada potensi Rp 500 miliar dari cukai plastik, kami harapkan bisa diterapkan tahun ini,"terang dia.



(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading