Internasional

Macron: UE Harus 'Segera Bereaksi' Terhadap Kebijakan Trump

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
06 March 2018 14:54
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut rencana bea impor baja Donald Trump tidak sejalan dengan kesepakatan perdagangan bebas WTO.
Paris, CNBC Indonesia - Presiden Prancis Emmanuel Macron berkata hari Senin (5/3/2018), Uni Eropa (UE) harus "segera bereaksi" terhadap rencana Amerika Serikat (AS) untuk menaikkan bea masuk impor baja dan aluminium yang dia sebut jelas-jelas melanggar peraturan perdagangan global.

"Saya yakin penting bagi UE untuk segera beraksi, dalam kerangka WTO [World Trade Organization/Organisasi Perdagangan Dunia] dan perilaku yang seimbang," kata Macron dalam konferensi pers yang dilansir dari AFP.


Ia berkata "jelas [tarif] ini akan bertentangan dengan peraturan WTO."


Presiden AS Donald Trump berkata ia ingin menetapkan bea masuk sebesar 25% untuk baja dan 10% untuk aluminium dalam rangka melindungi produsen AS dari apa yang disebutnya sebagai kompetisi tidak adil.

Rencana tersebut telah memicu protes keras di antara sekutu AS, seperti Kanada, UE, Meksiko, dan Australia, serta China, produsen baja terbesar di dunia.

"Nasionalisme adalah sebuah perang ketika semua orang kalah," kata Macron dalam sebuah konferensi pers saat mengunjungi Philippe Couillard, pimpinan provinsi Quebec, Kanada

Komisi Eropa (European Commission) mengatakan pihaknya sudah menyusun langkah-langkah perlawanan terhadap merek-merek terkemuka AS, seperti jeans Levi's dan motor besar Harley Davidson.


Namun, Trump tidak menunjukkan indikasi untuk menyerah. Bahkan ia menyambut prospek perang dagang lewat rentetan cuitan di Twitter sejak pekan lalu.

"Jika UE ingin semakin meningkatkan tarif mereka yang sudah masif dan menghalangi perusahaan AS yang berbisnis di sana, kita akan mengenakan pajak untuk mobil mereka yang dengan leluasa masuk ke AS. Mereka membuat mobil kita [dan barang-barang lainnya] tidak mungkin dijual di sana. Sungguh sebuah ketidakseimbangan dagang yang besar!" ucapnya lewat sebuah cuitan pada hari Sabtu (3/3/2018).

Couillard juga mengecam tindakan usulan Trump, dengan mengatakan Quebec akan sangat terdampak karena memiliki industri aluminium besar yang memproduksi sekitar tiga juta ton per tahun.

"Namun, konsumen Amerika lah yang akan membayar semua ini," kata Couillar, merujuk pada peningkatan harga logam bagi pengguna akhir.
Artikel Selanjutnya

Pengumuman Kebijakan Bea Impor Baja Trump Bisa Saja Mundur


(prm)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading