Mengenal Apa Itu BI Checking & Cara Mengeceknya

My Money - Anisa Sopiah, CNBC Indonesia
20 October 2022 18:35
BI Checking (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: BI Checking (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jika seseorang ingin mengajukan kredit ke bank atau lembaga keuangan lainnya, dia harus menunjukkan Informasi Debitur (iDeb) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini digunakan untuk melihat catatan historis seseorang dalam kelancaran pembayaran kredit (kolektibilitas).

Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id, sebelumnya, iDeb lebih dikenal dengan sebutan BI Checking. Namun, per 1 Januari 2018 BI Checking sudah berganti nama menjadi sistem layanan informasi keuangan (SLIK)

SLIK merupakan sistem informasi yang pengelolaannya di bawah tanggung jawab OJK yang bertujuan untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pelayanan informasi keuangan. Salah satu layanan yang dikeluarkan adalah iDeb. iDeb nantinya akan memberikan informasi debitur individual (IDI) terkait kelancaran pembayaran kredit seseorang.

Informasi mengenai kredit seseorang akan saling dipertukarkan antar bank dan lembaga keuangan di Sistem Informasi Debitur (SID). Di dalam SID terdapat informasi mengenai identitas debitur, agunan, pemilik dan pengurus badan usaha yang menjadi debitur, jumlah pembiayaan yang diterima, riwayat pembayaran cicilan kredit debitur, serta informasi mengenai kredit yang macet. Data debitur wajib dilaporkan oleh lembaga keuangan yang terdaftar sebagai anggota biro informasi kredit (BIK). Data ini dapat diakses dalam 24 jam setiap harinya.

Saat debitur belum melunasi salah satu pinjamannya atau ada kendala menunggak cicilan pinjaman, maka datanya akan masuk ke dalam daftar hitam. Hal ini dapat membuat mereka tidak bisa lagi mengajukan pinjaman karena tidak lolos Skor Kredit.

Kenali Skor Kredit Debitur

Pada layanan SID, informasi nasabah debitur yang pernah mengajukan kredit akan diberikan skor berdasarkan catatan kredit sebelumnya. Penentuan skor tersebut dilihat dari catatan kolektibilitas calon debitur.

Skor debitur akan dibagi menjadi skala 1 hingga 5. Adapun pembagian kategori kredit berdasarkan skor BI Checking adalah sebagai berikut:

  • Skor 1: Golongan kredit lancar atau Kol 1. Debitur memiliki catatan aman, memenuhi kewajiban membayar cicilan setiap bulan serta bunganya hingga lunas tanpa tunggakan.
  • Skor 2: Golongan kredit dalam perhatian khusus (DPK) atau Kol 2. Debitur memiliki catatan menunggak cicilan kredit 1 - 90 hari.
  • Skor 3: Golongan kredit tidak lancar atau Kol 3. Debitur memiliki catatan menunggak cicilan kredit 91 - 120 hari.
  • Skor 4: Golongan kredit diragukan atau Kol 4. Debitur memiliki catatan menunggak cicilan kredit 121 - 180 hari.
  • Skor 5: Golongan kredit macet atau Kol 5. Debitur memiliki catatan menunggak cicilan kredit lebih dari 180 hari atau lebih dari 6 bulan.

Dari skor di atas, bank atau lembaga keuangan lainnya akan menolak pengajuan kredit dari calon debitur yang mendapatkan skor 3, skor 4 dan skor 5 yang masuk ke dalam blacklist BI Checking. Skor 2 pun sudah masuk ke dalam kategori perlu diawasi karena khawatir sewaktu-waktu bisa berdampak pada non performing loan (NPL).

Cara Cek SLIK Online

Selain anggota yang terdaftar di BIK, informasi SID juga dapat diakses oleh publik atau masyarakat. Anda bisa mengetahui catatan kredit dengan mengajukan informasi SID ke kantor OJK secara gratis tanpa biaya apapun. Berikut cara mendapatkan iDeb secara offline dan online:

1. Cara mendapatkan Informasi Debitur (iDeb) secara offline

  • Mendatangi kantor OJK di Jakarta atau kantor-kantor perwakilan OJK di daerah.

  • Membawa dokumen pendukung antara lain: Fotokopi identitas diri dengan menunjukkan identitas diri asli berupa: KTP untuk WNI atau Paspor untuk WNA. Jika berupa badan usaha maka dokumen berisikan identitas direktur badan usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan usaha, Akta pendirian badan usaha, anggaran dasar terakhir badan usaha yang memuat susunan dan kewenangan pengurus.

  • Mengisi formulir permintaan informasi debitur.

  • Jika dokumen sudah lengkap, petugas OJK akan melakukan pemeriksaan dan meneliti formulir dan dokumen pendukung Debitur. Apabila sudah sesuai dengan persyaratan, OJK melakukan pencetakan hasil informasi debitur.

  • OJK melakukan konfirmasi dan menyerahkan hasil informasi debitur kepada pemohon beserta tanda terima yang ditandatangani oleh pemohon.

2. Cara mendapatkan Informasi Debitur (iDeb) secara online

  • Isi formulir dan isi nomor antrean.

  • Silahkan upload foto scan dokumen yang dibutuhkan (KTP, Paspor, NPWP, Akta Pendirian Perusahaan, Identitas Pengurus), Isi kolom captcha dan klik tombol Kirim.

  • Tunggu email konfirmasi dari pihak OJK berisi bukti registrasi antrean SLIK Online.

  • OJK akan memverifikasi data dan pemohon akan menerima pemberitahuan dari pihak OJK berupa hasil verifikasi antrean SLIK online paling lambat H-2 dari tanggal antrean.

  • Jika data yang disampaikan valid, nasabah bisa mencetak formulir dan menandatanganinya sebanyak 3 kali.

  • Foto atau scan formulir yang telah ditandatangani.

  • Lalu kirim ke nomor WhatsApp yang tertera pada email (lengkap dengan foto selfie memegang KTP).

  • OJK akan lakukan verifikasi data via WA dan melakukan Video Call jika diperlukan.

  • Apabila lolos, OJK akan mengirim hasil iDEB SLIK lewat email.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Biar Paham! Ini Perbedaan BI Fast dengan Realtime Online


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading