Suku Bunga BI Naik, Siap-siap Cicilan Ini Makin Mahal Guys

My Money - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
18 November 2022 14:35
Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan November 2022. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia) Foto: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan November 2022. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Suku bunga acuan BI 7 days reverse repo kembali naik bulan ini. Dampaknya akan dirasakan hingga masyarakat terutama karena bunga cicilan yang akan makin mahal.

Bank akan menyesuaikan suku bunganya baik deposito maupun kreditnya dengan suku bunga acuan BI.

Perbankan sendiri menyalurkan jenis 4 jenis kredit yakni korporasi, ritel, mikro, dan konsumsi.

Kredit konsumsi sendiri yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat karena meliputi kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor, dan kredit personal.

Para pemilik KPR yang pinjamannya dengan bunga mengambang atau floating akan terkena dampak penyesuaian. Kemungkinan besar akan makin mahal.

Tanda-tanda bunga KPR makin mahal sudah terlihat dari suku bunga KPR yang meningkat menjadi 7,98% dari sebelumnya 7,8%.

Suku Bunga KPRFoto: Bank Indonesia
Suku Bunga KPR

Kemudian bagi pembeli baru perlu mempertimbangkan pajak pembelian rumah baru yang sudah dihapus.

Meski demikian ada kelonggaran dengan LTV 100% alias DP 0% untuk pembelian rumah baru.

Kemudian bagi yang ingin membeli kendaraan baru atau meminjam uang untuk keperluan konsumsi siap-siap bunganya akan makin mahal sehingga cicilannya juga makin tinggi.

Asal tahu saja saat ini suku bunga acuan BI menjadi 5,25%. Suku bunga Deposit Facility sebesar 4,50%, dan suku bunga Lending Facility ada di 6%.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7 days reverse repo rate sebesar50 menjadi 5,25%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (17/11/2022)

Sebagai catatan, BI sudah mengerek suku bunga acuan sebesar 125 bps hanya dalam waktu tiga bulan, masing-masing sebesar 25 bps pada Agustus, 50 bps pada September, dan 50 bps pada Oktober.

Pada Oktober 2022, posisi suku bunga acuan BI berada di 4,75% sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 4,00%, dan suku bunga Lending Facility ada di 5,50%.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Yakin Nggak Kepincut? Beli Rumah Masih Ada Diskon Pajak Lho


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading