Yen Jepang Lesu, Harga Karet Melaju

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
09 August 2022 17:39
A farmer collects latex at a rubber plantation in Buon Ma Thuot City, in Vietnam's central highland April 2, 2010. REUTERS/Kham Foto: REUTERS/Kham

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet dunia menguat pada perdagangan hari ini terdorong yen Jepang yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pada Selasa (9/8/2022) harga karet yang diperdagangkan di bursa berjangka Jepang tercatat JPY 233,9 per kilogram, naik 0,56% dibandingkan harga penutupan kemarin.


Yen Jepang tercatat JPY 135/US$, lebih tinggi dari posisi terendah dalam satu bulan pada 1 Agustus di JPY 131,61/US$. Pelemahan yen membuat karet yang dibanderol dengan mata uang Negeri Samurai tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Permintaan naik, harga pun mengikuti.

Namun, penguatan harga karet terbatas karena harga minyak mentah dunia yang melemah pada perdagangan hari ini. Pada Selasa (9/8/2022) pukul 16.52 WIB harga minyak mentah dunia jenis brent tercatat US$ 96,02/barel, turun 0,65% dibandingkan posisi sebelumnya. Sedangkan yang jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) harganya US$ 90,03/barel, melemah 0,83%.

Harga minyak mentah yang melemah kurang menguntungkan bagi karet alam. Karena karet sintetis yang merupakan barang substitusi menggunakan minyak mentah sebagai bahan baku.

Sehingga saat harga minyak melemah, harga karet sintetis juga ikut turun. Karet sintetis menjadi murah, pembeli pun cenderung beralih dari karet sintetis.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Corona Masih Betah di China, Harga Karet Lesu


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading