Ole Dipecat, Saham MU Tak Melesat! Kualat?

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
23 November 2021 06:55
Manchester United Pecat Ole Gunnar Solskjaer. (Action Images via Reuters/CARL RECINE)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perjalanan Ole Gunnar Solksjaer sebagai manajer klub sepakbola asal Inggris, Manchester United, tamat sudah. Akhir pekan lalu, manajemen Setan Merah resmi memutuskan pisah jalan dengan laki-laki berkebangsaan Norwegia tersebut.

Biang keladinya adalah kekalahan Harry Maguire dan kolega di kandang Watford dalam laga pekan ke-12 Liga Primer Inggris musim 2021/2022. Di tangan anak asuh Manajer Claudio Ranieri, United menyerah dengan skor yang lumayan mencolok, 4-1.

Kekalahan ini menciptakan sejumlah catatan buruk. Ini adalah kekalahan terbesar United terhadap tim promosi sejak 1989.


Dalam 12 pertandingan Liga Primer musim ini, gawang kiper David De Gea sudah kebobolan 21 gol, hanya Norwich City dan Newcastle United yang kemasukan lebih banyak gol dari itu. Sebagai pengingat, Norwich dan Newcastle menduduki peringkat ke 19 dan 20 di klasemen sementara.

Kekalahan di Vicarage Road bak last straw that broke the camel's back, final nail in the coffin. Sudah tidak bisa ditahan lagi, United harus berubah. Perubahan itu rasanya tidak bisa berjalan dengan Solskjaer sebagai komandan.

Usai kekalahan tersebut, manajemen United langsung bertindak. Berbagai media mengabarkan para petinggi klub mengadakan rapat darurat untuk memutuskan nasib Solskjaer. Berita soal pemecatan The Baby Faced Assassin pun menyeruak.

Akhirnya gosip itu menjadi nyata. Minggu sore waktu Indonesia, klub mengumumkan bahwa manajemen dan Solskjaer resmi bercerai.

"Manchester United dapat memberi konfirmasi bahwa Ole Gunnar Solksjaer meninggalkan jabatannya sebagai manajer. Terima kasih atas segalanya, Ole" cuit akun Twitter resmi Manchester United.

sepakbolaSumber: Akun Twitter resmi Manchester United (@ManUtd)

Halaman Selanjutnya --> MU Masih Kompetitif, Tapi Tiada Trofi

MU Masih Kompetitif, Tapi Tiada Trofi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading