Analisis

'Jeroan' Ramayana-Matahari cs Mulai Oke, Ternyata Gegara Ini!

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
02 September 2021 07:20
Pengunjung berbelanja di Matahari Store dikawasan Jakarta, Senin (30/11/2020). PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) menutup 6 gerainya hingga akhir tahun ini. Jumlah gerai perusahaan ritel ini akan berkurang dari 153 toko menjadi 147 toko.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah 'badai' pandemi Covid-19 yang belum usai, kabar baik data dari industri ritel Tanah Air. Kinerja keuangan yang tertekan parah sejak tahun lalu perlahan mulai dapat diperbaiki.

Pemulihan ini terlihat dari perbaikan kinerja keuangan beberapa emiten ritel yang telah merilis laporan keuangan kuartal II tahun 2021 atau semester I tahun ini dari semester I-2020.

Perbaikan kinerja keuangan emiten ritel dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya 'periode relaksasi' pembatasan sosial yang sempat diberlakukan pemerintah. Hal itu terlihat dari kebijakan pembukaan kembali tempat perbelanjaan dan bioskop yang sempat diberlakukan secara singkat.


Faktor lainnya dipengaruhi keuletan emiten ritel untuk memperlebar sayap ke pasar online dan digital. Selain itu perbaikan kinerja juga oleh tingginya permintaan pada periode Lebaran, sehingga perusahaan mampu menggenjot penjualan.

Berikut ini kinerja lima emiten ritel yang telah menerbitkan laporan keuangan interim untuk kuartal kedua tahun ini.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Hero Supermarket Tbk (HERO), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Pendapatan Semester I

Sepanjang semester I-2021, total agregat pendapatan kelima emiten tersebut tumbuh 19% dari semula sebesar total Rp 17,62 triliun pada Juni 2020, kini meningkat menjadi Rp 20,95 triliun.

Meskipun demikian terdapat satu emiten yang pendapatannya masih mengalami koreksi.

Pendapatan Emiten Ritel Juni 2021Foto: Pendapatan Emiten Ritel Juni 2021
Pendapatan Emiten Ritel Juni 2021

Sepanjang semester I-2021, emiten ritel milik Grup Lippo yakni LPPF mencatatkan pertumbuhan pendapatan paling besar, meningkat lebih dari separuh pendapatan tengah tahun sebelumnya.

Selanjutnya disusul oleh dua emiten yang tergabung dalam MAP Group yang pendapatannya meningkat lebih dari sepertiga pendapatan Juni tahun lalu.

Pendapatan terbesar dicatatkan oleh MAPI dengan total pendapatan bersih sebesar 9,13 triliun. Pendapatan emiten pengelola gerai Starbucks, Soho dan Genki Sushi ini meningkat 34% dari pendapatan enam bulan awal tahun lalu sebesar Rp 6,82 triliun.

Emiten satunya lagi yang berada dalam satu naungan Grup MAP yakni MAPA, mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 35%, pendapatan ini naik dari semula Rp 2,12 triliun menjadi Rp 2,87 triliun.

Perbaikan kinerja pendapatan yang signifikan kedua perusahaan tersebut salah satunya karena perusahaan yang mulai mengimplementasikan transaksi online dengan cukup serius.

NEXT: Kunci Pemulihan Kinerja Emiten Ritel

Kunci Pemulihan Kinerja Emiten Ritel
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading