Terkuak Fakta Forrest Li, Orang Paling Kaya ke-2 di Singapura

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
01 September 2021 17:40
Forrest Li

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi pandemi tidak menghentikan para taipan terkaya dunia menambah pundi-pundi harta kekayaannya, khususnya mereka diuntungkan dari pergeseran konsumsi akibat diberlakukannya pembatasan sosial di segala penjuru dunia.

Salah satu orang kaya Asia Tenggara yang diuntungkan dan namanya yang kian ramai diperbincangkan adalah pendiri dari perusahaan konsumer teknologi, Sea Ltd, induk dari Shopee, e-commerce raksasa Asia Tenggara, Forrest Li.

Tercatat harta kekayaan Forrest Li mencapai US$ 18,6 miliar atau setara dengan Rp 269,7 triliun (kurs Rp 14.500/US$) pada 1 September 2021, yang menjadikannya orang terkaya kedua di Singapura di belakang taipan Nippon Paint, Goh Cheng Liang.


Informasi ini mengutip data dari Forbes Real Time Billionaires yang mencatat kekayaan taipan di seluruh dunia secara real time.

Lalu siapa sebenarnya Forrest Li?

Berikut Tim Riset CNBC Indonesia coba merangkum beberapa fakta pendiri Sea Ltd.

Forrest Li/Dok Sea LtdFoto: Forrest Li/Dok Sea Ltd
Forrest Li/Dok Sea Ltd

Lahir di China

Forbes mencatat, Forrest Xiaodong Li lahir di Tianjin, Cina. Akan tetapi tidak terdapat banyak informasi terkait masa kecilnya, Li kemudian beremigrasi ke Singapura tak lama setelah mendapatkan gelar di bidang teknik dari Shanghai Jiaotong University.

Bisnis game merupakan bahan bakal awal Sea Group.

Selain Forrest Li, Gang Ye dan David Chen merupakan dua pendiri lain dari Sea. Mereka bertiga resmi memulai perusahaan pada tahun 2009.

Keberhasilan yang dialami Sea saat ini dapat diatribusikan pada kesuksesan slah satu game selulernya Free Fire, yang telah melampaui 1 miliar unduhan di Google Play. Segmen game merupakan divisi yang paling menguntungkan dalam Grup Sea.

Hingga kuartal kedua tahun ini layanan digital entertainment masih menjadi kontributor terbesar mencapai US$ 1,80 miliar atau hampir setengah dari total pendapatan Sea senilai US$ 4,04 miliar. Pendapatan ini lebih besar dari e-commerce sejumlah US$ 1,77 miliar.

Beban pokok pendapatan digital entertainment juga tidak sampai sepertiga dari pendapatan, sementara beban pokok pendapatan e-commerce mencapai 84% dari total pendapatan.

Lulusan Amerika

Li merupakan lulusan MBA dari Stanford Graduate School of Business. Selain game dan e-commerce, Li juga memiliki ketertarikan pada layanan keuangan pembayaran digital. Sea Money merupakan layanan keuangan digital milik Sea.

Bersama dengan konsorsium Grab-Singtel, Sea Group diberikan lisensi penuh bank digital oleh Otoritas Moneter Singapura (The Monetary Authority of Singapore/MAS) akhir tahun lalu.

Pernah berkarier di perusahaan global

Dikutip dari prospektus awal Sea yang terbit di SEC (US Securities and Exchange Commission) atau Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, selain menjabat sebagai CEO sejak didirikan pada Mei 2009, Li juga memiliki kesibukan penting lain.

Forrest Li dikatakan menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Masa Depan Singapura (Committee on the Future Economy) yang beranggotakan 30 orang, diketuai bersama oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan dan Industri (Industri) Singapura, untuk mengembangkan strategi ekonomi masa depan, antara Januari 2016 dan Februari 2017.

Sebelumnya menjabat di perusahaan multinasional seperti Viacom Media Networks, Corning Inc. dan Motorola.

Miliarder dari saham perusahaan teknologi

Menurut prospektus awal yang terbit di situs resmi SEC, sebelum Sea melantai di bursa AS (New York Stock Exchange/NYSE) alias bursa Wall Street, Li menggenggam 56,12 juta saham biasa Sea Ltd atau setara 20,7%.

Kenaikan jumlah harta kekayaan Li merupakan buah dari kinerja saham Sea yang cukup gemilang sejak awal diperdagangkan publik.

Kekayaan bersih Li tembus US$ 1 miliar atau setara Rp 14,5 triliun pada Maret 2019, setelah harga saham perusahaan konsumer internet yang dia dirikan, Sea Ltd meningkat sebesar 45% di Wall Street.

Sea Ltd pertama kali diperdagangkan sebagai perusahaan publik mendekati akhir tahun 2017, sejak awal melantai di bursa Wall Street harga sahamnya telah meningkat hingga 1980%.

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (31/8) di Wall Street, saham Sea tercatat naik 1,96% ke level US$ 338,32 per saham, dalam sepekan saham ini juga meningkat 7,60% dan selama sebulan terakhir melonjak 20,27%. Kapitalisasi pasar Sea tercatat sebesar US$ 181,99 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading