Analisis

Anthoni Salim Jorjoran Beli Saham, Ini Kinerja 10 Sahamnya!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
23 June 2021 13:30
Anthoni Salim

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejak awal tahun ini Grup Salim terus gencar melakukan ekspansi usaha, mulai masuk ke saham bank sampai membeli saham emiten data center.

Dalam aksi borong sahamnya, Grup Salim masuk baik menggunakan kendaraan investasi perusahaan atau kepemilikan langsung oleh sang big boss Anthoni Salim.

Mari kita bahas secara singkat sejumlah aksi Grup Salim yang terbaru.


Pertama, melalui anak usahanya yang bergerak di bisnis asuransi, PT Indolife Pensiontama, Grup Salim memborong saham bank milik pengusaha dan pendiri CT Corp Chairul Tanjung yakni PT Bank Mega Tbk (MEGA) di awal tahun ini.

Grup Salim tercatat membeli sebanyak 422.807.744 saham saham Bank Mega.

Pembelian saham ini terjadi dalam tiga kali transaksi atau setara 6,07% kepemilikan saham bank bersandi saham MEGA tersebut yang nilainya diproyeksikan mencapai Rp 2,95 triliun sampai dengan Rp 3,04% bila merujuk pada harga penutupan perdagangan saham MEGA pada 29-30 Desember 2020 di rentang harga Rp 7.000 dan Rp 7.200 per saham.

Berikutnya, emiten produsen mie instan dengan merek dagang Indomie,PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) memborong sebanyak 49% saham atau senilai Rp 494 miliar PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang dimiliki Fritolay Netherlands BV Februari lalu.

Aksi ini sebetulnya menjadi bagian dari upaya IFL mengakhiri perjanjian dengan PepsiCo Inc.

Selanjutnya, sang Direktur Utama dan CEO Grup Indofood Anthoni Salim baru-baru ini menambah kepemilikan atas saham emiten data center milik pengusaha Toto Sugiri,P T DCI Indonesia Tbk (DCII) dari semula 3,03% kini menjadi 11,12%.

Menurut daftar pemegang saham di atas 5% yang dipublikasikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 2 Juni 2021, transaksi pembelian ini dilakukan pada 31 Mei 2021 dengan harga Rp 5.277/saham.

Total jumlah saham baru yang dibeli oleh Anthony Salim adalah sejumlah 192,74 juta, sehingga nilai transaksi ini mencapai Rp 1,01 triliun.

Sebelumnya, Anthoni Salim telah menguasai 72,29 juta saham DCII atau 3,03% dari total saham, dan setelah pembelian baru ini kepemilikan saham Anthoni ini mencapai 265 juta saham.

Sebagaimana diketahui, bidang usaha yang dimiliki Grup Salim merentang mulai dari bisnis mie instan, snack, perkebunan sawit dan produk turunannya, perbankan, kendaraan bermotor, sampai industri ritel.

Lantas, bagaimana dengan kinerja saham-saham emiten yang terhimpun ke dalam Grup Salim?

Pada halaman selanjutnya Tim Riset CNBC Indonesia akan membahas secara ringkas mengenai gerak saham emiten milik Grup Salim, plus saham DCII yang dimiliki secara pribadi oleh Anthoni Salim.

NEXT: Gerak Laju Saham-saham Grup Salim

Mari Simak Gerak Saham-saham Grup Salim
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading