DEWA Cetak Laba Rp 24 Miliar di 2020

Market - rah, CNBC Indonesia
03 June 2021 18:25
Darma Henwa

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan pendapatan US$ 303,19 juta sepanjang 2020, turun 12% dibandingkan 2019 dengan pendapatan US$ 344,65 juta.

Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di bidang jasa kontraktor pertambangan ini mencatatkan laba tahun berjalan 2020 senilai US$ 1,65 juta atau sekitar Rp 24 miliar (kurs Rp 14.500). Pencapaian ini turun 56% dibandingkan laba 2019 senilai US$ 3,77 juta.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan, perusahaan juga mencatatkan total aset US$ 550,64 juta sepanjang tahun lalu, naik tipis dibandingkan 2019 senilai US$ 549,52 juta. Kenaikan terutama tercatat pada aset lancar menjadi senilai US$ 220,66 juta, dibandingkan 2019 senilai US$ 199,33 juta.


Sementara itu, perusahaan juga mencatatkan penurunan liabilitas baik jangka pendek maupun panjang, sehingga total pada 2020 senilai US$ 281,24 juta. Jumlah ini turun 10,7% dibandingkan 2019 senilai US$ 315,26 juta.

Pada penutupan perdagangan Kamis (03/06/2021), harga saham DEWA ditutup tidak bergerak dari posisi Rp 50/saham.

Sebelumnya, di awal tahun 2021 SEWA masuk ke bisnis tambang emas dan mineral melalui akuisisi 99,9% pada PT Sabina Mahardika. Dengan begitu secara tidak langsung DEWA akan memiliki proyek potensial tambang emas dan mineral di Provinsi Aceh melalui Sabina Mahardika,

"Akuisisi ini dilakukan sebagai salah satu upaya Perseroan dalam ekspansi dan diversifikasi usahanya untuk dapat meningkatkan nilai tambah Perseroan di masa yang akan datang," kata Chief Investor Relations & Corporate Secretary Mukson Arif dalam keterbukaan, Jumat (15/01/2021).

Selain akuisisi, rupanya DEWA juga berencana melakukan aksi korporasi lainnya yakni penambahan modal dengan skema tanpa hak memesan terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement sebanyak 5,87 miliar saham.

Bumi Resources sebagai induk Dewa juga akan memperkuat sinergi dengan anak-anak usahanya, terutama dengan peningkatan kinerja anak-anak usahanya. Kontribusi dua anak usaha BUMI seperti DEWA dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terhadap induk usahanya pun diproyeksi meningkat seiring dengan perbaikan kinerjanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Batu Bara Naik, Kontrak Jasa Pertambangan Meningkat


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading