Diversifikasi, DEWA Dirikan Anak Usaha Baru

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
08 October 2021 11:08
Darma Henwa

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melakukan ekspansi dan diversifikasi usaha dengan mendirikan anak usaha baru yang bergerak di bidang reparasi mesin. Anak usaha bernama PT Darma Reka Teknik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang reparasi mesin khusus dan reparasi mesin umum.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), DEWA memegang 99,9% saham dari anak usahanya, dan PT Dire Pratama memiliki 0,1% saham. Sementara Dire merupakan anak usaha perusahaan yang bergerak di bidang usaha pelabuhan.

"Tujuan pendirian anak perusahaan baru tersebut adalah untuk pengembangan bidang usaha, di luar bidang jasa kontraktor penambangan batu bara," kata Sekretaris Perusahaan Mukson Arif Rosyidi dalam keterbukaan, Kamis (7/10/2021).


Pendirian anak usaha baru ini juga merupakan langkah diversifikasi usaha untuk memperkuat bisnis perusahaan, dan meningkatkan nilai tambah di masa depan. Mukson mengatakan sebagai anak perusahaan, nantinya Darma Reka bisa mendapatkan peluang cukup besar untuk pengembangan usaha reparasi mesin khusus dan umum di wilayah Indonesia.

"Pendirian anak usaha baru ini akan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan ketika nanti beroperasi. Darma Reka Tenik bisa meningkatkan kinerja perusahaan dengan adanya tambahan pendapatan dari reparasi mesin yang dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan perusahaan akan meningkatkan investasinya di anak usaha seperti BRMS dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Dengan begitu bisa meningkatkan kontribusi anak usaha pada pendapatan BUMI sebagai induk. Dileep mengatakan strategi ini akan membuat BUMI terus menjadi penyumbang terbesar di sektor sumber daya ke kas negara melalui pajak, royalti dan retribusi.

"Pendapatan jangka panjang kami akan seimbang antara bisnis batubara tradisional yang tetap menarik, diselaraskan dengan proyek prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor, seperti gasifikasi dan energi yang lebih bersih," ungkap Dileep.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Lunasi Utang Lagi, Bumi Resources Siapkan Dana US$ 15 Juta


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading