Laba Bank Aladin Anjlok 42% di 2020, Induk Shopee Menjauh?

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
03 May 2021 14:50
Pemberian sertifikat bagi aparatur sipil negara dan pelayan publik yang telah menyelesaikan proses vaksin di Pusat Vaksinasi Shopee (dok. Shopee)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk (BANK), yang baru saja mengganti namanya menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk baru saja menyampaikan laporan keuangan sepanjang tahun 2020.

Bank Aladin membukukan pendapatan sebesar Rp 31,27 miliar sepanjang tahun 2020, turun 39,23% dari tahun sebelumnya dengan pendapatan mencapai Rp 51,47 miliar. Pendapatan ini merupakan pendapatan dari non operasional di tahun pandemi 2020.

Turunnya pendapatan Bank Aladin mengakibatkan laba perusahaan ikut mengalami penyusutan. Sepanjang tahun 2020 Bank Aladin mencatatkan laba bersih senilai Rp 44,86 miliar, berkurang 41,96% dari tahun sebelumnya.


Aset Bank Aladin mengalami sedikit peningkatan menjadi Rp 721,39 miliar. Sementara itu, liabilitas perusahaan mengalami penurunan signifikan sebesar 66,67% menjadi Rp 39,96 miliar dari tahun 2019 yang mencapai Rp 119,90 miliar.

Ekuitas perusahaan tercatat turun 7,65% menjadi Rp 641,27 miliar pada akhir tahun 2020.

Sebelumnya Bank Aladin sempat diisukan sedang didekati oleh induk e-commerce raksasa Shopee, Sea Ltd, akan tetapi tidak lama kemudian isu ini dibantah oleh pihak manajemen Sea yang mengatakan pihaknya belum melakukan diskusi terkait kerja sama strategis dengan bank yang didirikan pada 1995 tersebut.

Di pasar modal, saham BANK dibuka dan masih berkutat di zona merah pada penutupan sesi satu (3/5), turun 0,88% ke level Rp 3.390/saham. Dalam sepekan terakhir saham BANK turun 0,88% dan sebulan naik 27,92%. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 44,72 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading