Shopee Bantah Dekati Bank Aladin, Saham BANK Langsung ARB!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
30 April 2021 10:56
Pemberian sertifikat bagi aparatur sipil negara dan pelayan publik yang telah menyelesaikan proses vaksin di Pusat Vaksinasi Shopee (dok. Shopee)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham bank syariah PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk (BANK), yang baru saja mengganti namanya menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk, ambles hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 7% pada awal sesi I perdagangan hari ini, Jumat (30/4/2021).

Amblesnya saham BANK hari ini terjadi pascamanajemen Sea Ltd, induk dari e-commerce Shopee yang berbasis di Singapura, mengungkapkan pihaknya belum melakukan diskusi terkait kerja sama strategis dengan bank yang didirikan pada 1995 tersebut.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 10.33 WIB, saham emiten yang melantai di bursa pada 1 Februari 2021 ini anjlok hingga ARB 6,81% ke harga Rp 3.420/saham. Nilai transaksi saham BANK tercatat sebesar Rp 55,19 miliar.


Dengan pelemahan ini, penguatan saham BANK selama dua hari beruntun terpaksa terhenti. Kamis (29/4) kemarin, misalnya, saham BANK menguat 3,38% ke Rp 3.670/saham.

Dalam sepekan, saham Bank Aladin tertekan, dengan penurunan sebesar Rp 5,26%. Adapun dalam sebulan saham ini melonjak sampai 29,06%.

Kendati melemah, investor asing tercatat masuk ke saham BANK dengan catatan beli bersih sebesar Rp 134,75 juta.

Sebelumnya, sang induk Shopee, Sea Ltd, mengklarifikasi, pihaknya belum melakukan pembahasan soal kerja sama strategis dengan manajemen Bank Aladin.

"Baik Shopee maupun Sea tidak sedang mengadakan atau melakukan diskusi apa pun terkait kerja sama strategis dengan Bank Aladin," tulis manajemen Sea dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (29/4).

Pernyataan ini seakan membantah statement dari manajemen Bank Aladin Syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ini.

Manajemen BANK dalam suratnya kepada BEI mengakui memang ada pendekatan dengan calon investor strategis, salah satunya potensi masuknya Sea Ltd.

Sebetulnya kabar tersebut pertama kali diembuskan dalam laporan The Straits Times, media asal Singapura, berdasarkan sumber yang mengetahui kabar pasar ini. Sumber tersebut menyebutkan Sea sedang mengincar Bank Aladin Syariah untuk menjadi partner online dari anak usahanya Shopee.

Sea yang tercatat di bursa Wall Street, NYSE (New York Stock Exchange), dengan kode saham SE ini sudah memiliki PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (Bank BKE). Bank ini kini sudah berubah nama menjadi Bank Seabank Indonesia.

Ali Akbar Hutasuhut, Head of Corporate Secretary BANK, mengatakan saat ini perseroan dalam tahap penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis.

"Salah satunya dengan Shopee. Selain itu, pada saat ini perseroan belum memiliki informasi lainnya yang dapat disampaikan untuk keterbukaan informasi," katanya, dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (29/4/2021).

Namun dia menegaskan hingga saat ini belum ada transaksi, lantaran saat ini perseroan masih dalam tahap penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis.

"Belum ada transaksi, saat ini kami masih dalam tahap penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis. Ruang lingkup kerja sama dapat meliputi, namun tidak terbatas pada penyediaan layanan dan produk perbankan konvensional dan digital bagi calon mitra kami untuk menunjang bisnis calon mitra strategis.," katanya.

"Kerja sama ini dapat meningkatkan bisnis perseroan karena adanya ekosistem calon mitra strategis yang dapat digarap sehingga dapat meningkatkan portofolio kredit dan/atau dana pihak ketiga (DPK) perseroan," jelasnya.

Saat ini BANK memang berencana akan melakukan penambahan modal dengan menerbitkan saham baru atau rights issue dan saat ini perseroan sedang melakukan penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis untuk mengembangkan bisnis perseroan.

TIM RISET CNBC INDONESIA

 


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading