Pertama di Dunia! Malaysia Rilis Sukuk Berkelanjutan Rp 19 T

Market - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 April 2021 09:30
Upacara Penyambutan Resmi Perdana Menteri Malaysia, Istana Kepresidenan Jakarta (Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia resmi menerbitkan sertifikat perwalian tenor 10 tahun senilai US$ 800 juta atau setara Rp 12 triliun (kurs Rp 14.500/US$), atau biasa disebut sebagai sukuk berkelanjutan (sustainability sukuk) berdenominasi dolar AS pertama di dunia.

Kementerian Keuangan Malaysia, dilansir Reuters, menyatakan dana hasil penerbitan obligasi syariah global ini akan digunakan secara eksklusif untuk proyek-proyek hijau.

Selain itu, negara Asia Tenggara itu juga mengeluarkan sertifikat perwalian dengan tenor 30 tahun senilai US$ 500 juta atau Rp 7,3 triliun, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.


Dengan demikian total penawaran sukuk berkelanjutan ini mencapai US$ 1,3 miliar atau setara Rp 19 triliun.

Malaysia, yang memiliki pasar sukuk terbesar secara global, meningkatkan penawaran dari target awal US$ 1,0 miliar menjadi US$ 1,3 miliar karena tingginya minat investor yang tampak dari kelebihan permintaan atas sukuk ini mencapai 6,4 kali lipat.

"Permintaan yang kuat juga menghasilkan imbal hasil [yield] dan spread [selisih] terendah untuk penerbitan sukuk dolar AS oleh Malaysia," kata Kementerian Keuangan Malaysia.

Kupon sukuk berkelanjutan Malaysia tenor 10 tahun dan 30 tahun dihargai masing-masing sebesar 2,070% dan 3,075%.

Hasil dari sukuk akan digunakan untuk proyek sosial dan hijau yang memenuhi syarat yang sejalan dengan Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, memungkinkan negara untuk memenuhi komitmennya sebagai penandatangan Perjanjian Paris.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading