Dikabarkan Mau Caplok BFIN, Bank Jago Buka Suara

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 April 2021 10:18
Bank Jago. Dok: Bank Jago

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen emiten bank digital, PT Bank Jago Tbk (ARTO) memberikan penjelasan perihal isu akuisisi perusahaan multifinance, PT Bank BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).

Dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Indonesia, Corporate Secretary Bank Jago, Tjit Siat Fun, perseroan sampai dengan saat ini belum ada rencana melakukan aksi korporasi untuk melakukan akuisisi perusahaan.

"Sampai saat ini perseroan tidak mempunyai rencana untuk melakukan pengambilalihan PT BFI Finance Indonesia Tbk," kata Tjit Siat Fun, Senin (19/4/2021).


Perseroan, katanya, juga tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.

Dia juga menambahkan, sampai dengan saat ini belum ada Informasi/ fakta/ kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat mempengaruhi harga efek perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

Seperti diketahui, sebelumnya, Bank Jago dikabarkan akan mengakuisisi BFI Finance Indonesia, perusahaan yang juga dikendalikan oleh Northstar Pacific milik Patrick Sugito Walujo, partner dari bankir senior Jerry Ng.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pelaku pasar, BFIN dikabarkan akan diakuisisi oleh Bank Jago pada kisaran harga Rp 850-Rp 900 per saham sebagai angka potential tender offer.

"Berita ini muncul setelah adanya indikasi bahwa Bank Jago akan melebarkan sayap untuk membeli perusahaan leasing company/multifinance," menurut sumber tersebut, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (15/4/2021).

Komisaris Utama Bank Jago Jerry Ng pun buka suara terkait dengan kabar tersebut. Hanya saja mantan Dirut PT Bank BTPN Tbk (BTPN) ini tidak membantah atau membenarkan hal itu.

"Aplikasi bank Jago diluncurkan kemarin. Fokus utama kami pada saat ini adalah Bank Jago. Mohon dukungannya untuk Bank Jago. Salam," kata Jery Ng, dilansir detikcom, Jumat (16/4/2021).

Sementara itu, Direktur BFI Finance, Sudjono, tak membenarkan maupun membantah rumor di kalangan pelaku pasar ini. Ia juga tidak mengelaborasi lebih jauh apakah memang sudah ada pembicaraan awal mengenai rencana akuisisi BFIN oleh Bank Jago.

"Terima kasih atas informasinya," katanya saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu kemarin (15/4/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading