IHSG Merah, Rupiah Lemah, Halo Indonesia Salah Apa Sih?

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
13 April 2021 16:13
Indonesian rupiah banknotes are counted at a money changers in Jakarta, Indonesia April 25, 2018. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia masih terjebak dalam tren koreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah lagi-lagi finis di jalur merah.

Pada Selasa (13/4/2021), IHSG ditutup di posisi 5.927,44. Melemah 0,36% dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya.

Setelah 2020 yang berantakan gara-gara pandemi virus corona, ternyata 2021 belum membawa kabar baik bagi pasar saham Indonesia. Sejak awal tahun ini, IHSG terkoreksi 2,91% secara point-to-point.


Rupiah pun bernasib serupa. Hari ini, rupiah mengakhiri pasar spot di posisi Rp 14.600/US$, melemah 0,07% dan berada di posisi terlemah sejak November tahun lalu.

Sepanjang 2021, mata uang Ibu Pertiwi sudah melemah lebih dari hampir 4%. Rupiah jadi salah satu mata uang terlemah di Asia.

kursSumber: Refinitiv

Apa kabar pasar obligasi pemerintah alias Surat Berharga Negara (SBN)? Sami mawon...

Sepanjang 2021, imbal hasil (yield) SBN seri acuan tenor 10 tahun naik basis poin 57,4 (bps). Kenaikan yield menandakan harga obligasi sedang turun.

Investor asing pun cenderung melepas SBN. Per 9 April 2021, nilai total kepemilikan asing di SBN adalah Rp 957,35 triliun. Berkurang Rp 4,07 triliun dari posisi awal tahun.

Halaman Selanjutnya --> Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Indonesia Tidak Baik-baik Saja
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading