Sengsara Membawa Nikmat, Rupiah Melemah Dunia Belum Kiamat!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
13 April 2021 12:13
Indonesian rupiah banknotes are counted at a money changers in Jakarta, Indonesia April 25, 2018. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Dolar Amerika Serikat (AS) begitu perkasa. Berbagai mata uang, termasuk rupiah, tidak berdaya dibuatnya.

Pada Selasa (13/4/2021) pukul 10:27 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,09%. Sepanjang 2021, indeks ini sudah naik 2,54%.


Penguatan dolar AS terjadi secara luas. Hampir seluruh mata uang utama dunia sulit menandinginya.

Di level Asia, dolar AS berjaya. Tidak ada mata uang Asia yang bisa meladeni greenback.

Namun tidak selamanya depresiasi mata uang punya efek buruk. Justru pelemahan nilai tukar bisa membawa berkah.

Hal itu dinyatakan oleh Haruhiko Kuroda, Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ). Menurut Kuroda, pelemahan kurs yen Jepang akan membuat produk-produk Negeri Matahari Terbit lebih murah dan lebih kompetitif di pasar ekspor.

"Banyak hal positif yang bisa dinikmati Jepang dari pelemahan yen. Korporasi bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi," kata Kuroda di hadapan parlemen, seperti diwartakan Reuters.

Sepanjang 2021, yen melemah nyaris 6% di hadapan dolar AS. Lebih parah ketimbang rupiah yang melemah sekitar 3%.

kursSumber: Refinitiv
kurs

Halaman Selanjutnya --> Harus Ada Keseimbangan

Harus Ada Keseimbangan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading