Analisis

Duh! 3 Tahun, Saham Matahari-Ramayana cs Gak Pernah Cuan

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
30 March 2021 07:10
Pengunjung berbelanja di Matahari Store dikawasan Jakarta, Senin (30/11/2020). PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) menutup 6 gerainya hingga akhir tahun ini. Jumlah gerai perusahaan ritel ini akan berkurang dari 153 toko menjadi 147 toko.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di pasar saham, ada beberapa saham yang tergabung di sektor ritel yang biasa menjadi pilihan pelaku pasar. Namun, tercatat setidaknya empat dari tujuh saham emiten sektor ritel justru membukukan kinerja anjlok dalam 3 tahun terakhir.

Bahkan, angka penurunan saham tersebut sampai hampir 90%.

Selain dalam 3 tahun terakhir, beberapa saham tersebut juga tercatat sudah terkoreksi dalam sebulan terakhir berdasarkan data yang dirangkum Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/3/2021).


Tekanan Covid-19 dan akselerasi bisnis e-commerce ikut memporak-porandakan bisnis emiten ritel di pasar modal, bahkan beberapa di antaranya menutup gerai.

Lantas, saham ritel apa saja yang mencatatkan kinerja harga paling anjlok?

Berikut gerak saham emiten ritel dalam harian dan 3 tahun terakhir.

Dari tabel di atas, ada tiga saham yang memiliki rapor merah selama 3 tahun belakangan, yakni LPPF, MPPA dan RALS. Di bawah ini kita akan membahas ketiga saham ini satu per satu.

NEXT: Analisis Matahari, Hypermart hingga Ramayana

Analisis Matahari, Hypermart hingga Ramayana
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading