Analisis

Dihantam Pandemi 2020, Intip Kinerja 10 Raksasa Batu Bara RI

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
03 March 2021 16:15
Pekerja melakukan bongkar muat batu bara di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/2/2021). Pemerintah telah mengeluarkan peraturan turunan dari Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Adapun salah satunya Peraturan Pemerintah yang diterbitkan yaitu Peraturan Pemerintah No.25 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produksi batu bara Indonesia kembali melebihi target sepanjang tahun lalu kala dunia dihantam pandemi Covid-19 yang memporak-porandakan ekonomi dan sektor-sektor penopangnya.

Meski ada pandemi, berdasarkan data dari Minerba One Data (MODI) produksi batu bara Indonesia di tahun lalu justru mencapai 562,91 juta ton mengalami kelebihan 2,35% dari target 550 juta ton.

Kelebihan produksi tahun 2020 relatif kecil jika dibandingkan dengan kelebihan produksi tahun 2019 yang mencapai 25,98% lantaran dampak pandemi.


Meskipun produksi melebihi target, realisasi ekspor dan DMO (domestic market obligation) masih belum mencapai target yang ditentukan. Dari target ekspor 395 juta ton, hanya terealisasi 82% nya saja sebesar 327 juta ton. Demikian pula target DMO 155 juta ton hanya terealisasi 85% atau sebesar 131,89 juta ton.

Lantas jika produksi masih melebihi target yang ditentukan, bagaimana dengan kinerja emiten batu bara nasional?

Data laporan keuangan pada kuartal III 2020, terlihat 10 emiten batu bara nasional di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan penjualan dan pendapatan usaha. Untuk laporan tahunan, belum semuanya merilis kinerja hingga Desember 2020.

Adapun 10 emiten batu bara tersebut adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP).

Pendapatan Q3 Emiten Batu Bara/Ferry SandriaFoto: Pendapatan Q3 Emiten Batu Bara/Ferry Sandria
Pendapatan Q3 Emiten Batu Bara/Ferry Sandria

NEXT: Analisis kinerja

Tren Penurunan Laba Emiten Batu Bara
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading