Sujaka Lays Lego Dalam Jumlah Besar, Saham COAL Longsor 25,62%
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) terpantau longsor 25,62% dalam kurun waktu satu bulan sejak pemilik melego sahamnya berkali-kali. Bahkan, hingga perdagangan akhir tahun kemarin, Rabu (31/12/2025) sahamnya sempat menyentuh titik terendah di Rp86 per saham.
Seperti diketahui, Sujaka Lays, selaku konglomerat pemilik dan pendiri COAL tercatat tiga kali menjual saham perseroan dalam tempo waktu sebulan terakhir. Penjualan pertama terjadi pada 22 Desember 2025, dimana Sujaka melego sebanyak 694.700.100 lembar saham.
Kemudian pada tanggal 23 Desember, Sujaka kembali menjual saham COAL sebesar 55.000.000 lembar saham, dan terakhir ditanggal 31 Desember dirinya kembali melepas kepemilikannya di saham COAL sebanyak 70.073.800 lembar saham. Dari tiga penjualan tersebut, kepemilikan Sujaka Lays di COAL berkurang drastis dari sekitar 48,01% menjadi hanya tinggal 34,89%.Â
Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut, di harga penjualan tersebut terjadi dan berapa dana yang berhasil di raup oleh oleh Sujaka dari penjualan itu. Pihaknya juga belum menjelaskan lebih jauh, apa sebenarnya motif atau alasan dari penjualan tersebut.
Sementara pada perdagangan pagi ini hingga pukul 9:22 WIB, saham COAL tercatat stagnan di level Rp89 per saham. Volume perdagangan saham COAL mencapai 48,18 juta lembar saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 3.012 kali dan nilai transaksi sejumlah Rp4,43 miliar.
(ayh/ayh)[Gambas:Video CNBC]