Suspensi Dibuka, Saham PURE Langsung Ngamuk! Melesat 13%

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
16 September 2020 10:06
Laju bursa saham domestik langsung tertekan dalam pada perdagangan hari ini, Kamis (10/9/2020) usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan akan memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin pekan depan.

Sontak, investor di pasar saham bereaksi negatif. Indeks Harga Saham Gabungan anjlok lebih dari 4% ke level 4.920,61 poin. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp 430,47 miliar sampai dengan pukul 10.18 WIB.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali suspensi (penghentian sementara) atas perdagangan saham dan Waran Seri I PT Trinitan Metals And Minerals Tbk. (PURE & PURE- W) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai perdagangan sesi I 16 September 2020, hari ini.

Sebelumnya BEI menghentikan sementara PURE dan PURE-W pada perdagangan Selasa kemarin dalam rangka cooling down sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

"Penghentian sementara perdagangan saham dan waran tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham dan waran PURE," tulis manajemen BEI, dalam pengumumannya, dikutip Selasa kemarin (15/9).


Sontak, setelah dibuka pagi ini, saham PURE memimpin top gainers dengan kenaikan mencapai 12,70% di level Rp 284/saham dengan nilai transaksi Rp 22,9 miliar dan volume perdagangan 99,7 juta saham.

Kapitalisasi pasar saham PURE mencapai Rp 376 miliar. Dengan penguatan hari ini, dalam sepekan terakhir, saham PURE sudah melesat 24,56%, sebulan terakhir melesat 151% dan 3 bulan terakhir meroket 202%.

Kemarin, saat suspensi dilakukan, BEI menyatakan para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

PURE yang berbisnis pengolah logam dan bahan mineral, tercatat di papan perdagangan BEI pada 9 Oktober 2019 dengan harga penawaran perdana Rp 300/saham.

Manajemen perseroan, dalam keterbukaan informasi, menjelaskan bahwa perseroan juga terdampak Covid-19 sehingga, untuk menjaga kelangsungan usaha, PURE mengajukan relaksasi bunga dan cicilan utang ke pihak bank serta mengajukan penurunan bunga disesuaikan dengan kemampuan Trinitan. Perseroan juga menunda pembayaran suku bunga (defered).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Meroket 200% Lebih, 2 Saham Keluarga Tandiono Disuspensi Lagi


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading