PURE Bidik Groundbreaking Smelter Nikel Akhir Tahun Ini

Market - Cantika Adinda, CNBC Indonesia
09 March 2022 21:10
A worker poses with a handful of nickel ore at the nickel mining factory of PT Vale Tbk, near Sorowako, Indonesia's Sulawesi island, January 8, 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) menyebut kenaikan harga nikel tidak mempengaruhi kinerja badan usahanya. Justru, PURE menargetkan dapat melakukan groundbreaking smelter nikel di akhir tahun ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PURE, Widodo Sucipto kepada CNBC Indonesia, Rabu (9/3/2022).

Widodo menjelaskan, naiknya harga nikel yang saat ini sudah menyentuh US$ 100.000 per ton tidak berpengaruh terhadap persediaan atau supply bahan baku di perusahaanya. Meski begitu, apabila kenaikan harga nikel terus berkepanjangan, biaya produksi diperkirakan juga akan ikut terkerek.


"Sampai saat ini belum ada dampak signikan, tapi akan melihat beberapa bulan ke depan, apakah akan berlangsung terus, kalau berlangsung terus dampak ini akan terjadi," jelas Widodo.

Kendati demikian, kinerja perusahaannya, kata Widodo tak berpengaruh. PURE terus mendorong percepatan pengolahan bijih nikel kadar rendah dengan memanfaatkan teknologi Step Temperature Acid Leaching (STAL).

Ditargetkan produksi nikel untuk pengembangan baterai listrik ini bisa belangsung di 2023 dengan kapasitas setiap line mencapai 2.500 s-nikel per tahun.

"Kita sudah lewati proses dan telah bekerja sama dengan berbagai pihak, target kami untuk groundbreaking proses nikel kadar rendah dengan teknologi STAL yang kita punya, akan terjadi di Kuartal IV-2022," jelasnya.

"Kita akan mulai produksi di 2023. Kita akan mulai produksi nikel ini dengan nikel class one untuk EV (baterai kendaraan listrik. Kapasitas produksi satu line 2500 s-nikel per tahun," kata Widodo melanjutkan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Karya Anak Bangsa, Ini Prospek STAL di Pengolahan Nikel RI


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading